EXO Fanfiction Dorm

EXO as the Main Cast

Because of You

Leave a comment

awer

Author : Hyunra

Length : Oneshoot

Cast : Kris, Han Hara(OC), member EXO

Sup Cast : Cho Hyunra (Kyuhyun’s younger sist)

 

Mian agak beleke :3 hihii~

Happy Reading^^

“HYUNG!! Kris hyung!!” teriak D.O dengan suara yang super nyaring nya itu.

“wae? Kenapa kau berteriak-teriak?” tanya Luhan menghampirinya.

“ada yeoja cantik mencari Kris hyung” ujar D.O semangat.

“nugu?” tanya Luhan dengan tampang polosnya itu.

“molla, yang penting cantik” ujar D.O.

“KRISSSS!!!” Luhan ikut membantu D.O berteriak.

 

Kris POV

Aku menghempaskan tubuhku ke tempat tidur yang tidak begitu empuk ini. Kami baru saja pulang dari Sukira. Sungguh melelahkan hari ini. Tiba-tiba saja pikiranku terbayang sosok seorang yeoja.

“HYUNG!! Kris hyung!!” suara D.O memecah lamunanku. Menyebalkan sekali dia. Tidak ku sahut teriakan mereka itu. Selang beberapa menit kemudian, suara khas milik Luhan kembali terdengar.

“KRISSSS!!!”

Dengan perasaan yang sangat amat kesal aku beranjak dari tempat tidur ku dan mendatangi mereka. Sedang apa mereka di ambang pintu itu? Menjaga maling? Aneh-aneh saja mereka.

“wae? Kenapa kalian disini? Menjaga maling?” tanyaku kesal.

“hyung, hyung, ada yeoja cantik didepan” ujar D.O dengan sangat semangat.

“jadi apa urusan nya samaku?” ujarku malas. Apa-apaan mereka, meneriakku keluar hanya untuk memberitahu ku ini. Ck!

“dia mencari mu” ujar Luhan. Mencariku? Perasaan selama ini aku tidak pernah dekat dengan yeoja selain orang dari agensiku.

“nugu?” tanyaku.

“molla” D.O mengangkat bahunya sekilas.

“oppa” ucap seorang yeoja begitu aku membuka pintu dorm. Gadis ini.

“untuk apa kau kesini?” tanyaku dingin.

“aku mau minta maaf, oppa” ujarnya penuh penyesalan.

“aku bisa menjelaskan semuanya oppa” ujarnya lagi. Wajah cantiknya kini mulai berceceran air mata.

“kau tidak perlu menjelaskan apapun, aku sudah memaafkan mu” ujarku sedingin mungkin.

“aku tau kau belum memaafkanku, oppa. Aku mohon biarkanlah aku menjelaskan semuanya. Aku akan lakuin apapun agar aku bisa menebus kesalahanku” isaknya. Aku sungguh tidak tega melihatnya seperti ini. Tapi, demi nama baikku aku tidak boleh melakukan apapun, aku harus tetap bersikap dingin. Aku keren bukan? Hoho.

“pulanglah” usirku.

“oppa….” Belum sempat dia melanjutkan kata-kata aku langsung menutup pintunya. Aku tidak sanggup melihatnya lebih lama, hatiku sakit melihat dia menangis. Omo! Apa-apaan mereka? Mereka mengupingku?! Kalian tahu? Semua member EXO itu ternyata berdiri dibelakangku tanpa kau sadari.

“gwenchana?” tanya Suho.

“ya! Kalian mengupingku?!” tanyaku dingin.

“ah.. ani.. aniyo”

“kamii hanya…”

“hanya lewat kok” ujar Sehun. Diikuti anggukan cepat dari semua member. Aku hanya menatap mereka dingin lalu berjalan kekamar ku.

Ku hempaskan kembali tubuhku ke kasur yang tidak begitu empuk ini. Apa yang aku rasakan sekarang setelah melihat yeoja itu kembali? Senang? Marah? Kecewa?

‘apa sebenarnya alasan dia meninggalkan ku dulu’

‘Kenapa aku tidak mendengarkan penjelasan nya tadi?’

‘kenapa aku begitu boh?’

‘Ah! Kris kau memang bodoh!!!’

Ku pejamkan mataku dan mulai masuk ke dunia lain~~~

 

NextDay~

Aku membuka kembali mataku dengan berat. Aku masih ngantuk sekali, tapi aku haus. Segera aku beranjak dari tempat tidurku dan keluar kamar.

“kenapa kalian melihatku seperti itu?” tanya ku datar dan dingin.

“ada tamu” ujar Luhan dengan deretan gigi putihnya itu.

“nugu?” tanyaku. Mereka segera bergeser menjadi dua bagian dan terlihat sosok yeoja. Benar! Yeoja yang semalam. Dia datang lagi.

“kenapa dia ada disini?” tanya ku dingin pada Luhan.

“nona cantik, kenapa kau ada disini?” tanya Kai pada yeoja itu.

“aku mau minta maaf” ujarnya lemah.

“katanya mau minta maaf hyung” ujar Kai dengan semangatnya.

“aku kan sudah bilang, aku sudah memaafkan nya” ujarku dingin.

“nona, katanya dia sudah memaafkan mu. Dan juga Saranghae katanya” ujar Luhan menambah-nambahin.

“LUHAN” semua orang terkekeh kecuali aku dan yeoja itu.

“oppa, aku akan melakukan apa saja asal kau mau maafkan ku” ujar yeoja itu.

Tanpa berpikir panjang aku langsung menjawab “jadi budakku selama sebulan”

“MWO?!” pekik member EXO bersamaan.

“ya! Hyung, kau jahat sekali”

“itu berlebihan hyung” kalian tahu? Ocehan mereka banyak sekali.

“diam kalian!”

“baiklah akan kulakukan” ujar yeoja itu. Apa-apaan dia? Kenapa dia rela melakukannya? Semua member EXO menatap yeoja itu seakan memberitahukan ‘ini tidak mungkin’

“gwenchana” ujar yeoja itu sok tegar. Aku yakin sekali pasti hati nya menangis dan terluka saat ini. Mianhaeyo.

“Han Hara” teriakku. Han Hara, nama yeoja itu.

“ne?” dia berlari kearahku. Dia kelihatan pucat, badannya tambah kurus. Kau benar-benar kejam Kris!

“gosokkan bajuku yang ini, ini, ini dan ini” kulempar semua baju ke wajahnya. Kenapa aku begitu kejam? Apa karna dia pernah menyakitiku? Aniya, aku tetap mencintainya kok.

“oppa”

“kerjakan!”

“arraseo” dia menangis lalu pergi meninggalkan kamarku. Lagi-lagi dia menangis karna aku.

“HYUNG!!!!!!!!!!!”

“HYUNG!!!!!!”

“CEPAT KESINI HYUNG!!!!!”

Teriakan mereka sungguh menghebohkan, apa terjadi sesuatu yang heboh?

“HYUNG!!!! HARA PINGSAN!” MWO?!! Tanpa piker panjang aku langsung keluar dan menghampiri mereka.

“YA! Apa yang terjadi?” tanyaku.

“YA! Seharusnya itu yang harus kami tanyakan padamu!” kesal Luhan.

“cepat telepon Hyunra kesini. Cepat!!” Cho Hyunra, sahabat baiknya Hara. Mungkin Hyunra juga tahu penyebabnya dulu dia meninggalkanku. Benar! Cho Hyunra, adiknya Cho Kyuhyun itu.

“ne” aku menggendong tubuh mungil Hara ke kamarku. Wajahnya sangat pucat.

“Hara-ya, mianhae. Aku tidak bermaksud seperti ini padamu” gumanku pelan. Aku membelai pelan rambutnya.

“heh! Tinggi! Ada apa kau menyuruhku datang?” suara itu memecah suasana ku

“uwoooo~ ya! Apa yang kau lakukan? Kenapa Hara bisa ada di sini? Dan kamar mu? Dan kenapa dia pingsan?”

“YA! Tidak bisakah kau bertanya satu persatu?”

“Kris hyung menjadikan Hara nuna budaknya” ujar D.O. Hyunra melototkan matanya tidak percaya.

“kenapa kau tega melakukannya? Kau keterlaluan sekali! Dia sudah cukup tersakiti oleh orangtuanya, dan sekarang kau malah menyakitinya? Apa kau masih waras?”

“jadi kau pikir aku tidak sakit dulu dia meninggalkanku tanpa alasan”

“itu semua karna dia mau melindungi mu! Eomma dan appa nya memaksa Hara untuk menikah dengan pria yang di pilih mereka. Tapi, Hara tidak mau, dia bilang sampai kapanpun dia akan tetap mencintaimu”

“tapi, kenapa dia meninggalkanku begitu saja tanpa meninggalkan jejak?”

“kau dengarkan aku dulu bodoh!!”

“arraseo, lanjutlah”

“eomma dan appa nya bersih keras untuk menikahkan nya pada pria yang tidak dikenal itu. Sampai appa nya bilang kalau dia tidak mau menerima pernikahan ini, dia akan membuat keluarga mu hancur termaksud kau. Jadi kau pikir Hara akan membiarkan keluarga mu hancur begitu saja karna dia? Jadi dia memutuskan untuk membohongi eomma dan appa nya untuk menerima pernikahan nya di Jepang. Tapi, terakhir appa dan eomma nya cerai jadi pernikahan itu dibatalkan. dan sebelum dia pergi dia ada menulis sebuah surat pada mu, dia menitipkan nya pada eommanya. Tapi mungkin eomma nya tidak memberikannya padamu. Dia sudah bersusah payah kabur, dan sekarang kau malah menyakitinya?” aku hanya diam merenungi cerita Hyunra.

“Ra-ya, hentikan” tiba-tiba terdengar suara lemah Hara.

“Hara-ya, namja bodoh ini harus tau semuanya” ujar Hyunra ketus.

“gwenchana?” lanjut Hyunra.

“gwenchana” ujarnya berusaha tersenyum.

“oppa” panggil Hara lemah. aku menatapnya dingin. Aku keren bukan?

“Hyunra sudah menceritakan semuanya padamu. Jika kau tetap tidak mau memaafkan ku juga tidak apa-apa kok” dia tersenyum paksa. Aku benar-benar menyesal memperlakukannya selama ini. Kenapa hari itu aku tidak mendengarkan penjelasannya dulu?

“mianhae”

“Hara-ya” panggilku, aku harus ngomong apa? Aihhh!

“Hara-ya, sebaiknya kau tinggal saja di dorm ku, atau dirumahku. Eomma pasti sangat senang melihatmu” ujar Hyunra. YA! Apa-apaan dia? Dia mau membawa pergi yeoja ku?

“gwenchana, biar nanti aku menyewa apartment saja” ujar Hara.

“andwe! Andwe! Dia tetap disini saja” sergahku cepat.

“YA! ANDWE!!” pekik Hyunra, ekspresinya itu seakan-akan aku akan membunuh sahabatnya itu.

“wae? Kenapa ekspresi mu seperti itu?”

“kau mau apain dia lagi? Tidak cukup dengan yang kau sakiti selama ini?” ketusnya.

“aniyo, aku hanya mau menebus semuanya. Aku janji aku akan memperlakukannya dengan baik” ujarku mantap.

“gomawo, oppa” dia tersenyum padaku. Entah kenapa aku mendadak bahagia sekarang.

“Hara-ya, kau harus berhati-hati dengan namja seperti dia” bisik Hyura namun masih dapat ku dengar jelas.

“YA! Cho Hyunra!!”

-END-

Here We Need Responsibilities. Thanks!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s