EXO Fanfiction Dorm

EXO as the Main Cast

[One Shoot] Gomawo ~

1 Comment

image

| Author | Chonamkyo14

| Poster | Nae sendiri. Mian kalau jelek ^ ^

| Tittle | Gomawo ~

| Genre | Romance, School Life, Sad and Comedy (Little Bit)

| Rating | PG 13

| Main Cast | Park Min Ah (Oc)
                     Oh Sehun (Exo)

| Support Cast | Xi Luhan (Exo)
                         Lee Rae In (Oc)

| Lenght |  One Shoot

| Summary | Min Ah, Sehun dan Luhan sudah bersahabat selama 4 tahun
                    Itu juga Sehun sudah memendam rasa suka yg sangat besar kepada Min Ah

| Backsound Song | Exo K = 3.6.5
                                    Exo K = Don’t Go
                                    Exo K = Baby Don’t Cry (Kiss ver)

Annyeonghaseo ^^

To Author laim mian ne kalau nae Share ulang soalnya yang dulu terhapus (-_-“)) Mianheyo jeongmal mianhe

FanFiction Exo Smile

Gamshamnida ^ ^

Story is Begin . . . . .

   “Xoxo High School”

Exo K = 3.6.5 playing ~

Kkkkrrrriiiinnnngggg Kkkkrrrriiiinnnngggg

“Geure, pelajaran berakhir tutup buku kalian. Annyeonghaseo”

“Annyeonghaseo” Kim Songsaenim pun mengakhiri pelajarannya karena bel yg baru saja berbunyi. Yeoja yang bisa dibilang Ahjumma itu pun keluar yang diikuti oleh siswa-siswa lain dibelakangnya. Sedangkan yang lain memutuskan untuk tetap dikelas.

Bruk

“Changi, kita ke kantin yuk”

“Yak, bukankah sudah ku bilang jangan tiba-tiba datang lalu memukul mejaku dan juga berhenti memanggilku changi eoh ! Dasar Sehun pabbo”

Sehun yang mendapatkan bentakan dari sahabat baiknya itu hanya tertawa kecil, karena menurutnya itu hanya hal yang biasa dan lagipula namja itu selalu mendapat bentakan dari yeoja itu “Setiap hari”. Seorang namja tiba-tiba datang dan berdiri disamping Sehun lalu merangkul sahabatnya itu.

“Min ah-ssi apa kau tau walaupun kau selalu membentak Sehunnie, sepertinya dia akan selalu membuatmu marah. Dan apa kau tau lagi, menurut Sehunnie jika kau marah wajahmu akan lebih terlihat LEBIH yeopo”

“MWO ?” Wajah Min Ah seketika shock karena mendengar penjelasan panjang lebar dari sahabatnya dan Sehun

“Yak, Luhan hyung ! Aisshhh…. Ani, ani, hyung itu berbohong jadi jangan didengar ne” Namja itu seketika sapah tingkah dan mencubit pinggang Luhan sembunyi-sembunyi

“Yak, appo”

“Min Ah, kami pergi dulu ne paii !! Kajja hyung” Sehun pun menarik paksa Luhan mengajaknya keluar dari kelas meninggalkan Min Ah yang masih shock karena penjelasan panjang lebar dari Luhan

Exo K = Don’t Go

“Mwo ?”

Sehun Pov

Aisshhh, Luhan hyung pabbo !! Apa dia mau mati eoh, aishhh !!

“Yak, Sehunnie jangan menatapku seperti itu eoh” Ne, dia benar sejak tadi aku terus menatapnya dengan tatapan kesal tingkat dewa (lebay -_-) bagaimana tidak hyung itu terlalu jujur dan juga terlalu polos aishhh

“Sehun, apa kau tidak ingin memberitaunya ?” Suara nada Hyung tiba-tiba berubah menjadi serius

Min Ah Pov

Hm, apa benar yang dikatakan Luhan Oppa tapi Sehun bilang hanya berbohong. Aishh, mana mungkin Luhan Oppa berbohong dia kan namja yang jujur. Oh, apa begini artinya Sehun Berbohong Luhan Oppa benar

“Min Ah, apa kau mau membuat minumanmu berlalat eoh ?” Suara Rae In membuatku sadar dari lamunanku

“Oh, mian” Jus apel yang sedari tadi tidak tersentuh itupun mulai kuminum

“Yak Min Ah. Apa kau tidak sadar eoh ?”

“Sruup, sadar apa ?”

“Yak, aku curiga dengan Sehun Oppa. Kalian kan sudah bersahabat selama 4 tahun tentu dia sudah memendam rasa padamu dan juga setiap hari aku lihat dia selalu mengganggumu dan juga Luhan Oppa pernah memberitahuku kalau Sehun Oppa . . . . Menyukaimu”

“UHUK UHUK UHUK” Mwo? Apa dia bilang ? Sehun si pabbo itu menyukaiku ? Aisshh kau dan Luhan Oppa sama saja !

“Yak, kenapa eoh ? Apa kau juga menyukainya hmmmm ?” Dia terlihat menggodaku dengan jurus andalannya (?). Aku benar jijik dengan jurusnya itu iihhh

“Yak, aishhh”

“Skip Time”

Author Pov

Disebuah kamar yang bernuansa putih bersih. Terlihat seorang yeoja yang sedang duduk diranjangnya sambil memeluk sebuah guling. Ne, dia adalah si Yeoja yeoppo dengan rambut coklat pekatnya Park Min Ah

Min Ah Pov

Hm, Sehun menyukaiku? Ani, ani, ani, tidak mungkin ! Tapi sepertinya apa yang dikatakan Rae In benar. Sejak dulu ia selalu menggangguku dan juga Luhan Oppa kan dekat dengan Rae In sampai-sampai Luhan Oppa selalu memberi tau rahasianya. Aisshhh, kenapa aku harus memikirka itu eoh, aaaiisshhh ! Sebaiknya aku tidur huh dasar Sehun pabbo !! Pabbo !!

  “Next day”

Kkkkrrrriiiinnnngggg Kkkkrrrriiiinnnngggg

Hm, mana Sehun ? Aku terus menoleh-nolehkan kepalaku mencari sesosok namja yang membuatku tadi malam terus memikirkannya, sampai akhirnya kepalaku pun berhenti saat melihat Luhan Oppa yang sedang bicara denga Rae In

“Luhan Oppa” Kutepuk pundaknya pelan. Mereka pun berbalik dan melihat ke arahku

“Mmm, apa Luhan Oppa tau dimana Sehun ?” Terlihat wajah mereka seketika terkejut. Wae apa adayang salah dengan pertanyaanku eoh ? Sebagai seorang sahabat yang baik tentu saja saling mencemaskan

“Min Ah, wae kau bertanya seperti itu eoh ? Apa kau mencemaskan Sehun Oppa hah” Lagi-lagi Rae In mengeluarkan andalannya, hii sepertinya bulu kudukku jadi merinding

“Hahahahaha, hmm… Tadi aku diberitahu oleh Sehunnie kalau dia tidak sekolah karena sakit

“Mwo ? Dia sedang sakit ? Bukankah dia tinggal sendiri eoh ? Sehun kasihan sekali pasti tidak ada yang merawatnya” Aku pun kembali menatap mereka, diwajah mereka terlihat sebuah smirk yang lebih mengerikan daripada jurus andalannya Rae In, sepertinya Rae In mempunyai jurus yang baru karena dialah yang terlihat paling mengerikkan hiii

“Yak, jangan menatapku seperti itu eoh ! Aishh, geure aku pulang dulu annyeong” Dengan cepat kutinggalkan tempat itu menuju tempat parkir dan mulai menjalankan mobilku

Author Pov

“Hm, sepertinya Min Ah menyukai Sehun Oppa”

“Ne… Rae In ?”

“Hm, wae ?”

“Mmm, sebenarnya sejak dulu aku menyukaimu . . . . Jadi apakah kamu mau menjadi yeojachinguku ?”

               “Apartement Sehun”

Tok tok tok

Aishh, kenapa lama sekali eoh. Tiba-tiba aku teringat dengan knop pintu yang ada didepanku ini, dengan pelan kuputar knop itu

Ceklek

Mwo ? Dia tidak mengunci pintu ? Apa dia mau dirampok eoh !!! Kututup kembali pintu itu dan menguncinya. Aku pun mulai melangkah ke arah kamar Sehun, sekarang aku sudah berada disebuah ruangan yang bernuansa biru langit semua barang-barang diruangan ini tertata rapi ditempatnya. Mataku berhenti disebuah ranjang yang ditempati oleh seseorang namja. Ne, dia adalah Sehun. Apa dia tidur, aku pun menghampirinya dan duduk ditepi ranjang kecilnya. Kutatap lekat wajah kyeoptanya yang terlihat sangat polos jika ia sedang tidur itu, dari mata, hidung dan berakhir dibibir, bibir namja itu …

“Omona ! Dia benar benar tidak dirawat, dengan segera kuberlari ke arah kamar mandi mengambil air panas dan juga sebuah handuk kecil. Kuperas handuk kecil itu dan mulai menaruhnya didahi Sehun.

Kulangkahkan kakiku keluar dari kamar biru itu dan mulai berjalan ke arah dapur tentu saja untuk membuatkan namja itu bubur

Sehun Pov

Aku terus mencoba untuk menahan rasa sakit ini. Aishhh, kepalaku sakit sekali eoh ! Tiba-tiba sebuah bayangan terlintas dipikiranku. Bayangan itu terlihat seperti seorang yeoja, dia berambut coklat tua, dan juga mempunyai wajah yeopo

“Park Min Ah”

Entah kenapa tetapi aku terus memikirkan yeoja itu. Apa dia mencemaskanku ? Ahh tentu saja tidak, dia bahkan tidak pernah mencemaskanku. Aku terus berharap bahwa ada seseorang yang menjengukku dan merawatku dan yang paling aku harapkan datang itu adalah yeoja yang sejak 4 tahun lalu sudah mengisi hatiku dan memberikan warna disetiap hariku

Exo K = Baby Don’t Cry

Ceklek

Hm, nuguya ?? Apa itu perampok, andwee aku lupa mengunci pintu aishh. Aku pun segera memejamkan mataku karena tiba-tiba saja orang itu membuka pintu kamarku. Kudengar sebuah suara langkah yang mulai mendekatiku, dia semakin, dekat sampai akhirnya aku merasakan bahwa ranjangku bergoyang sepertinya orang itu sedang duduk ditepi ranjangku mau apa dia ? Apa dia mau membunuhku ?

Tiba tiba kurasakan sebuah tangan yang lembut sedang menyentuh dahiku

“Omo ! Sehun badanmu panas sekali eoh” Suara itu . . . . Sepertinya aku mengenalnya . . . . Mwo itu adalag seorang yeoja yang terus mengusik pikiranku apa yang dia lakukan disini ? Apa dia menjengukku. Tiba tiba sekali lagi aku merasakan sesuatu menyentuh dahiku itu bukan tangan tetapi basah dan juga hangat. Hah, sepertinya rasa sakit ku mulai menghilang

“Sehunnie, apa tidak ada yang merawatmu eoh. Dasar namja pabbo, apa kau tidak bisa mengurus dirimu sendiri eoh. Yak, Sehunnie seharusnya kau menghubungiku jika kau menghubungiku kan aku bisa merawatmu. Hah, sebaiknya aku pergi membuatkan bubur untuknya” Kudengar jelas apa yang dikatakan yeoja itu. Sebua perasaan senang tiba-tiba muncul karena ternyata dia mencemaskanku. Gomawo.

Sekarang aku merasakan tubuhku diguncang-guncang oleh yeoja itu.

“Sehunnie, palli ireona. Aku sudah membuatkan bubur untukmu dan juga aku sudah membawa obat agar sakitmu hilang”

Min Ah Pov

Kutaruh sebuah mangkuk penuh bubur dimeja kecil yang berada disamping Sehun. Aku mulai menguncang-guncangkan tubuhnya pelan, kulihat mata sipitnya mulai terbuka

“Sehunnie, kau sudah bangun” Kulihat ia langsung menoleh ke arahku, aku pun memberikan sebuah senyuman tulus untuknya. Aku kembali teringat dengan bubur itu

“Sehunnie, gwenchanayo ? Luhan Oppa bilang kau sakit itulah sebabnya aku kesini. Naneun maeu meongcheonghan geogjeong pabbo ! (Aku sangat mencemaskanmu pabbo !)” Tiba tiba saja buliran-buliran air mengenangi mataku. Terlihat wajahnya seketika terkejut karena ulahku

“Hiks, hiks, Sehunnie apa kau lapar eoh ? Hiks hiks aku sudah membuatkan bubur untukmu hiks kajja aku bantu bangun ne” Air mata turun deras dari mataku. Aku sangat mencemaskan namja ini, entah kenapa. Dialah namja yang selalu kupikirkan dan juga yang telah membuatku tidak lagi merasa sendiri karena kehadirannya.

Sehun Pov

Seketika aku terkejut saat mendengar bahwa dia sangat mencemaskanku, ingin rasanya aku memeluknya. Mwo ? Yeoja itu menangis ? Apa dia sangat mencemaskanku eoh. Kulihat ia membantuku untuk bangun aku hanya menurutinya saja tetapi kepalaku tidak berpaling sama sekaki darinya

“Hiks hiks, Sehunnie kajja makan buburnya. Biar hiks aku yang menyuapimu hiks hiks cah buka mulutmu” Aku pun membuka mulutku, sampai akhirnya bubur itu habis. Sejak tadi saat ia menyuapiku tidak henti-hentinya ia menangis ia terus terisak

“Cah, sudah habis Sehunnie hiks hiks sudah habis” Ia kembali menaruh mangkuk itu dimeja dan kembali menghadapku tetapi kali ini dia menunduk. Ahhh, aku tidak tahan lagi menahan air mataku. Buliran-buliran air itu terus berjatuhan dari mataku. Jeongmal aku benar benar ikut sedih karena melihatnya terus menangis seperti itu

GREP

Kupeluk erat tubuh kecil yang sangat kusukai ini ani bukan yang sangat kucintai ini. Ia membalas pelukanku bahkan lebih erat dariku. Mulai kurasakan bajuku sepertinya basah karena air matanya.

“Hiks hiks, Sehunnie walaupun satu hari tidak melihatmu nae jeongmal neomu neomu bogoshipoyo hiks” Aku semakin mempererat pelukanku dan juga sepertinya air mataku sudah bertambah deras

“Hiks hiks Sehunnie. Nae neomu neomu choaeo, neomu neomu jeongmal saranghae hiks” Ia kembali terisak. Aku pun melepaskan pelukanku dan menatapnya lekat, air mataku tidak henti-hentinya keluar

“Saranghae, aku sudah menyukaimu sejak 4 tahun lalu jeongmal saranghae”

Chup ~

Kukecup bibir mungilnya itu. Aku tau ini adalah “First Kiss”nya dan aku tak ingin ciuman pertamanya ini diambil orang lain. Tidak lama aku melepaskan ciuman kami dan kembali menatapnya dalam

“Gomawo sudah merindukanku, gomawo sudah mencemaskanku, gomawo sudah menyukaiku, gomawo sudah mencintaiku dan gomawo untuk segalanya yang kau berikan untukku. Hiks hiks kau tau apa yang dikatakan Luhan Hyung itu benar aku selalu membuatmu marah hiks itu karena menurutku saat kau marah kau terlihat lucu dan juga yeopo. Hiks dan juga apa kau tau setiap detikku aku ingin selalu berada disampingmu dan juga memelukmu seakan hiks tidak ingin melepaskanmu. Gomawo dan saanghae” Aku kembali memeluknya tangisan kami semakin pecah akhirnya aku sudah bisa mengungkapkan semua yang ku rasakan selama ini. Aku sangat gembira jeongmal sangat gembira

“Hiks hiks, Sehunnie nado Saranghae hiks”

Min Ah Pov

“Hiks hiks, Sehunnie nado saranghae hiks” Sekarang aku sudah sadar bahwa aku sangat mencintai namja ini, neomu neomu mencintainya

Author Pov

“Kata kata orang ternyata benar. Sahabat bisa menjadi cinta. Seperti hubunganku dengan Sehunnie walaupun ia selalu menjailiku dan membuatku marah aku selalu bahagia karena sikapnya itu. Sehunnie jebal jangan tinggalkan aku jeongmal Saranghae”

“Gomawo Min Ah, karena kau, aku sudah tau apa itu cinta dan karena kau hari-hariku lebih berwarna. Jebal jangan tinggalkan aku Min Ah jeongmal Saranghae”

“The End”

Cah, akhirnya FFnya selesai juga. Gomawo ne udah baca FF nae yang super GAJE ini ^ ^. Oh ne, para Readers yang baik mohon tinggalkan jejak ne setelah baca contohnya Like atau coment. Karena nae lagi butuh kritik, saran dan tambahan untuk FanFic author yang kedua. Jadi stay tune ne ^^ Kalau ada yang mau ditanyakan silahkan tanya di yang dibawah ini ne. Gomawo🙂

Facebook : Shopia ElfExotic II
Twitter : @Shopia_elf13
Gmail : Shopiaelf@gmail.com
Line : Shopia_elf

One thought on “[One Shoot] Gomawo ~

  1. Akhirnya Sehun Min Ah bersama.

Here We Need Responsibilities. Thanks!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s