EXO Fanfiction Dorm

EXO as the Main Cast

Yellow Bellied

1 Comment

88 DO

Author: Cca Tury

Cast: Do Kyung Soo (EXO) | Krystal Jung (Fx) | EXO member.

Genre: Fluff, Friendship/Brothership, School Life, AU.

Rating: G

Length : Ficlet

————————————————————————————–

 

“Jadi apa?” Runtuk Tao yang sedari tadi hanya mengawasiku mengintip yeoja yang duduk membaca novel import dimeja perpustakaan dengan earphone ditelinganya. Aku menghembus nafas dalam-dalam sesekali menggosok-gosok kedua telapak tanganku yang mulai dingin.

“Mau sampai kapan disini? Jadi atau tidak?” Runtuk Tao lagi yang sepertinya mulai bosan menungguku mengumpulkan keberanian sudah hampir setengah jam yang lalu. “Jadi kok. Sabar kenapa?” Responku sambil mengintip yeoja yang sama sekali tak peduli dengan keadaan sekelilingnya itu.

“Ya sudah, Cepat masuk !” Tao mendorong badanku masuk kedalam perpustakaan yang tak banyak orang seperti biasanya, hanya berisikan penjaga perpustakaan dan anak-anak rajin atau juga mungkin sok rajin untuk membaca beberapa buku yang tertata rapi diperpustakaan sekolah ini.

Lagi-lagi kuhembuskan nafasku dalam-dalam menghimpun keberanian yang dari setengah jam tadi tak terkumpulkan. Langkah lambatku mulai mendekati meja yeoja yang sedang asyik dengan novel import berpadu dengan musik yang mengalir dari earphonenya itu. Namun langkahku terhenti dan berbalik keluar perpustakaan menuju tempat Tao yang masih mengawasiku dari jendela luar. Kulihat jelas dia berdecak kesal. “Apa lagi sih?!” Bentaknya padaku yang sedang mengelus-elus dadaku dan menekuk punggungku menahan lutut dengan kedua tanganku. “Aku takut. Tak jadi. Ayo !” Kutarik Tao pergi dari bangunan bertuliskan ‘Perpustakaan Incheon High School’ itu.

***

 

Aku terduduk lemah dibangku kantin tempat aku dan teman-temanku biasa duduki. Tao juga sepertinya sudah kesal sekali melihat kelakuanku yang sangat tidak menunjukkan kelelakian, dia duduk disamping Baekhyun. “Kenapa dia?” Tanya Kris hyung yang pada Tao yang sudah merobek kasar pembungkus roti isi daging yang akan dia makan itu.

“Tau hyung. Mau nembak yeoja aja susah amat. Udah kayak mau pidato didepan presiden. Gugupnya minta ampun” oceh Tao dengan mulut penuh roti isi daging yang ia curi dari Sehun tadi.

“Jadi gimana hasilnya?” Tanya Kai tampak penasaran.

“Ya ga jadi lah. Orang dia ga berani” jawab Tao.

“Yaaaahhhh~” Kai tampak kecewa. “Kau ini bagaimana sih? Katanya mau nembak? Keburu diambil orang, tau rasa kau !” Oceh Sehun sambil menelan kimbabnya. Aku masih diam saja oleh hinaan-hinaan teman-temanku itu.

“Emang siapa yang mau dia tembak?” Tanya Lay hyung yang duduk ujung meja, dia menjulurkan kepalanya berusaha menatapku.

“Krystal Jung. Anak kelas 1-1 yang fasih bahasa inggris itu” Kai menjawab pertanyaan Lay hyung.

“Wah !! Seleramu bagus juga, Kyung Soo ah” puji Suho hyung menepuk-nepuk bahu. Pujian itu sukses membuatku menegakkan kepala yang sedari tertunduk, aku nyengir menunjukkan rentetan gigi putihku pada Suho hyung.

“Lalu kenapa tak berani?” Tanya Baekhyun sambil merampas roti isi daging dari tangan Tao.

Aku menghela nafas panjang. Krystal Jung itu~bagaimana ya cara menjelaskannya, dia memang sedikit berbeda dengan yeoja-yeoja lain. Dia itu pendiam dan tak banyak bicara, teman yang berani bicara dengannya juga bisa dihitung jari. Bukan karena dia baru tiga bulan pindah disekolah kami, tapi karena memang pada dasarnya dia tipe orang yang agak tertutup dan lebih memilih menghabiskan waktu istirahatnya diperpustakaan untuk membaca novel import, jadi wajar dia tidak banyak teman. Aku bahkan sama sekali belum pernah bicara dengannya, hanya saja dia sudah membuatku terpesona saat lomba pidato bahasa inggris pada acara Bulan Bahasa dan Sastra sekolah kami dua bulan yang lalu. Dia mewakili kelasnya. Aku juga mewakili kelas kami saat itu, tapi kuakui dia memang lebih hebat dibandingku, buktinya aku hanya mendapat juara kedua dan dia juara pertama. Pada dasarnya dia pindahan dari Amerika, jelas saja bahasa inggrisnya fasih.

“Anah. Dia ngelamun !” Baekhyun menyenggol bahuku sukses membuatku sadar dari lamunan singkat tentang yeoja yang kusuka itu.  “Ne” jawabku singkat pada Baekhyun. Sungguh pertanyaannya beberapa menit yang lalu sama sekali tak terserap diotakku.

Ya ! Aku tanya kenapa tak berani. Kau malah jawab ‘ne’, ckck. Sepertinya otakmu sedang setengah ya” Baekhyun menggeleng kepalanya melihat kebodohanku. Kembali aku nyengir merespon ejekan Baekhyun. “Aku bahkan belum pernah bicara dengannya. Bagaimana berani mau menyatakan cinta? Kalau ditolak gimana” jawabku.

“Itu namanya resiko lah. Segala sesuatu itu dicoba dulu. Baru kita tau hasilnya” Chanyeol ikut-ikutan ceramah. Tumben sekali kata-katanya bijak.

“Jadi gimana? Apa aku lanjut nih?” Tanyaku meminta pendapat teman-temanku. Mereka membalas dengan anggukan kecuali Tao. “Jangan kau suruh aku menunggumu mengumpulkan keberanian sampai setengah jam seperti tadi. Sungguh itu membuat kakiku pegal” Tao menyedot susu kotaknya dengan kasar. Sepertinya dia masih kesal denganku. “Mian Tao ah” rengekku.

Dwesseo !!” Bentaknya tampak menatapku.

***

 

“Cepatlah ! Tunggu apa lagi?!”

Kali ini aku ditemani Baekhyun dan Chanyeol  setelah kemarin gagal dengan Tao.

“Tau nih. Masa begitu saja tak berani. Seperti mau audisi nyanyi di SM Ent saja kau ini. Gugupnya sampai ubun-ubun !” Bentak Chanyeol.

“Aku ini bukan playboy sepertimu, yang dengan gampangnya mengumbar rayuan palsu. Huh !” Runtukku pada Chanyeol.

“Alah ! Buru ah !!” Baekhyun menendang bokongku dan sukses memasukkanku kedalam perpustakaan.

Hampir lima menit aku berdiri dipintu masuk perpustakaan. Kuhembus nafas dalam-dalam kembali mengumpulkan keberanianku. “Kali ini aku tak boleh gagal lagi” aku menyemangati diriku sendiri dan mulai melangkah mendekati meja yang diduduki yeoja dengan novel import dan earphone menempel ditelingannya—Krystal Jung.

“Hai?” Aku melambaikan tangan didepannya sukses membuatnya mendongakkan kepala dan melepas earphonenya.

Tak butuh waktu lama untuk membuat orang disekitar menatap aneh kami dan berbisik-bisik miring menerka-nerka apa yang akan kulakukan pada yeoja ini. Wajar saja mereka begitu, aku—bukannya sombong—yang populer disekolahku bukan hanya karena aku pernah memenangkan olympiade sains nasional tapi juga karena predikat ku sebagai flower boys at school bersama kesebelas temanku lainnya—sedang mendekati Krystal Jung—yeoja antisosial disekolah.

“Kau bicara denganku?” Krystal Jung memutarkan kepalanya kekiri dan kekanan meyakinkan kalau aku sedang bicara dengannya. “Ne. Hai?” Lagi-lagi aku menyapanya.

“Oh. Hai…” Dia tersenyum kecil. Sungguh itu indah. Ini kedua kalinya aku melihatnya tersenyum setelah dua bulan yang lalu saat pengumuman pemenang lomba pidato bahasa inggris di acara Bulan Bahasa dan Sastra sekolah. “Namaku Do Kyung Soo” ucapku masih sambil tersenyum.

“Aku sudah tahu” jawabnya singkat.

“EH?”

“Kau cukup terkenal disekolah ini” dia tersenyum.

“Oh iya. Sepertinya begitu” Diluar dugaan, tidak seperti kelihatannya. Sepertinya dia baik, tidak sedingin saat melihatnya dari kejauhan. Buktinya dia masih mau tersenyum meladeniku. “Ehm…..” Kembali aku mengumpulkan keberanian untuk melancarkan tujuan awalku.

“Ada yang ingin kekatakan padamu” lanjutku padanya.

“Apa?” Tanyanya.

“Mungkin ini sedikit konyol. Tapi sungguh ini datang dari hatiku….” Aku berhenti sejenak mencoba menentramkan detak jantungku yang sejak tadi sudah tak karuan. Dia mengerut dahinya merespon perkataanku barusan. “Aku mau bilang kalau aku….aku…aku…”  Sial. Kembali mulutku kelu. Padahal sudah sampai diujung tenggorokan. Kenapa mulut menolak untuk bicara.

“Kau kenapa?”

“Aku…itu…aku…oh iya, sepertinya itu buku yang ingin kubaca. Bisakah aku meminjamnya?”

Bodoh. Apa yang kau lakukan Do Kyung Soo??

Aku malah bicara ngaco dan menunjuk buku yang digenggamannya. Dia mengangkat bukunya dan melihat cover buku itu. “Oh ini. Dirak-rak itu masih ada 3 buku lagi. Kau ambil saja…” Dia menunjuk rak-rak yang ada diujung ruangan.

“Oh geurae…gomawo” jawabku. Dia tersenyum. Aku melangkahkan kakiku kearah rak-rak yang ia tunjukkan tadi.  Aku memukul kepala ku sendiri ketika sampai di rak-rak itu. Bodoh. Dua kali aku gagal. Hah, jadi kapan aku bisa mengatakannya?

***

Fin.

note: FF ini sudah pernah di publish di blog EXO FF lain, jadi harap mengoreksi penulisnya^^

 

Author: ccatury

slacker | big eater | stalker | green freak | bathroom singer.

One thought on “Yellow Bellied

  1. ARRGH! Kyungsoo! Kenapa pake nanggung-nanggung sih?! Dikit lagi tauk! Ih, saya jadi greget sendiri ><

    ceritanya gak maksa, enak dibaca. pokoknya nice story deh, author😉

Here We Need Responsibilities. Thanks!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s