EXO Fanfiction Dorm

EXO as the Main Cast

The Impact

1 Comment

theimpactreq

Title      : The Impact

Author  : Littlelily

Cast     : Kris Wu, a girl

Genre   : Psycho, Action

Length  : Vignette

Summary – “Mengkhianatiku? Maka kau akan tau akibatnya.”

Annyeong reader-deul. Aku author baru disini. Salam kenal  ^-^ /bow/ semoga kalian suka sama FF pertama aku. Jangan lupa comment ya.

No Copas, No Plagiarism, No Bash

Warning : Banyak Typo, Gaje, Action gagal-_-)v

.

.

Seorang pria berjalan dengan menggandeng tangan gadisnya yang mungil. Sesekali ia tersenyum simpul, mempererat genggamannya pada tangan gadis itu. Sang gadis sendiri membalas senyuman pria itu.

“Kris-a, kita akan kemana?”

Kris tersenyum, “Ke tempat yang sangat indah”

Tanpa gadis itu sadari, sesuatu hal yang janggal tersirat dalam senyuman Kris.

***

Kris membawa gadis mungil itu kesebuah tempat yang gelap, dengan suasana sendu dan mencekam. Gadis itu menoleh kearah Kris –menatapnya dengan tatapan tak percaya.

“K-Kris-ah. Eodisseo? Kita dimana?” Tanya gadis itu dengan suara sedikit bergetar.

Kris kembali tersenyum simpul, “Bukankah tempat ini sangat indah, baby?”

Gadis itu sedikit menjauhkan tubuhnya dari kris. “M-maksudmu?”

“ya, Tempat ini sangat indah. Aku ingin menghabiskan malamku denganmu, baby

Gadis itu semakin menjauhkan diri dari Kris. Ia sedikit terisak menahan tangis akibat ketakutannya. Namja halus dan romantis yang selama ini ia kenal menampakkan sisi lain dari dirinya.

“Kris-ah” Suara gadis itu melemah. Kris tersadar, ia segera merengkuh tubuh mungil gadisnya.

“Kau kenapa? Jangan takut. Aku takkan berbuat hal yang tidak tidak kepadamu”

“Kajja, kita duduk di depan sana. Suasana malam hari ini sangat indah”

Gadis itu enggan untuk bergerak mengikuti tarikan Kris. Ia masih memilih terdiam di tempatnya. Sejenak suara jangkrik mendominasi dalam ruangan gelap gulita itu. Hal tersebut membuat gadis itu semakin takut. Kris dihadapannya benar benar berbeda.

“Kris-ah, ireojima. Aku takut”

Kris menyeringai, “Kau takut? Kalau begitu, aku akan membuatmu tidak takut lagi”

Ia menarik sebuah pisau lipat yang sedari tadi bersarang di saku jeans yang ia kenakan. Ia berjalan pelan mendekati gadis itu yang semakin menjauh.

“Kim Ahjung, jangan mencoba menjauhiku” Kris menatap mata mungil milik Ahjung dengan tajam.

Ahjung tak memperdulikannya. Ia semakin menjauhi Kris.

“Wae? Aku mencintaimu. Kenapa kau menjauh? Apa kau tidak mencintaiku? Kim Ahjung, come here. I Just wanna to hold and hug you

Ahjung mulai terisak. Ia berteriak, namun ia segera tersadar. Hanya ada dia dan Kris di tempat itu. Takkan ada yang akan menolongnya. Ia takkan selamat, kecuali ia kabur dari tempat itu.

“KUBILANG JANGAN MENJAUH!” teriak Kris. Ia berlari menuju Ahjung.

Sial bagi Ahjung. Ia terperangkap dan terjebak dalam ruangan itu. Ia terpojokkan. Kris segera datang. Memeluknya.
Sejenak Ahjung merasa hangat dan dingin disaat yang bersamaan. Ia merasa takut dan pedih disaat yang bersamaan. Sedetik kemudian, cairan kental meleleh dan mengalir di tangan Kris.

Nafas Ahjung tercekat. Ia tak mampu mengeluarkan kata apapun. Ia hanya mampu membelalakkan matanya, meringis menahan sakit serta berteriak kecil –walaupun sebenarnya dapat dikatakan bahwa suaranya benar benar tertahan kali ini.

Kris tersenyum penuh kemenangan. Ia melepaskan pisau yang masih tertancap di perut Ahjung. Menatap tangannya yang penuh darah dengan tatapan yang tak dapat diartikan dengan kata kata.

Suara anjing dan jangkrik kembali mendominasi keheningan di malam itu. Sejenak Kris terdiam. Ia tersadar.

“A-Apa? A-apa yang telah kulakukan?!” Ia berteriak pada dirinya sendiri. Menatap tubuh Ahjung yang kini tengah tergeletak dan tak bernyawa.

“Ahjung-a” Ujar Kris lirih. Ia membawa tubuhnya mendekat kearah Ahjung.

Perlahan Kris mengulurkan tangannya, membelai pipi Ahjung dengan lembut. “Maafkan aku”

Ia kembali tersenyum layaknya seorang iblis. Ia menarik kepala Ahjung, memutarnya, sehingga terdengar bunyi tulang tulang yang retak. Kris menarik dan terus memutar kepala Ahjung tanpa ampun, hingga kepala itu terlepas dari tempatnya

Kris mencabut pisau lipat yang menancap di perut ahjung. Ia merobek kaus yang dikenakan oleh gadis imut itu. Kris mengarahkan pisau itu kearah dada Ahjung. Ia menusuknya, merobek dan mengoyak isi perut Ahjung.

Kris memasukkan tangannya. Mengoyak isi tubuh Ahjung. Ia menarik Hati Ahjung untuk keluar dari tempatnya. Memotongnya. Dan bahkan memakannya.

“Hatimu manis, baby

“Itu balasan jika kau berani menyakitiku” Ujar Kris tersenyum licik. Ia berdiri. Menyeret tubuh Ahjung yang sudah tak berbentuk lagi. Ia menuntun tubuh itu ke tumpukan mayat gadis lainnya. Banyak yang sudah membusuk. Tak lupa Kris memungut kepala Ahjung yang telah terpisah dari tubuh Ahjung. Ia melemparnya ke sebarang arah.

Naasnya, kepala Ahjung mengenai sebuah kayu runcing nan tajam. Sehingga kepala Ahjung tertancap dengan indahnya di kayu itu.

Ahjung yang malang.

***

Ahjung berjalan santai di tepi danau. Ia tersenyum. Hanya sedetik, sebelum seorang namja datang menghampirinya. Ia menatap namja itu dengan tatapan tidak suka.

“Hai, Ahjung”

“Apa maumu? Pergi dari sini. Aku tidak menyukaimu!” Ujar Ahjung.

Namja itu –Kai, tersenyum, “Benarkah. Kau adalah wanita pertama yang menolah pernyataan cintaku”

Ahjung mendengus kesal, “Lalu?”

“Kau Harus menerimaku!”

“Aku tidak mau! Aku hanya mencintai Kris!”

“Kris? Namja dingin dan psikopat itu? Kau akan menyesal jika bersamanya!”

“TIDAK! KRIS BUKAN ORANG SEPERTI ITU”

Kai tersenyum licik, “Benarkah? Haha”

Ia segera menarik Ahjung. Mengunci tubuh gadis mungil itu, dan melumat habis bibirnya dengan kasar.

Ahjung berusaha memberontak. Ia memukul dada kai dengan keras. Kai pun melepaskan ciumannya.

Ia menatap Ahjung dengan tajam, “Lihatlah apa yang akan terjadi. Aku yakin kau akan menyesali semuanya”

Kai berlalu meninggalkan Ahjung.

Tanpa sadar, seorang pria jangkung menatap adegan klise yang berlangsung beberapa detik itu.

_FIN_

Nah gimana? Gaje kan?-_- Aku masih amatiran soalnya/? masih perlu belajar. Comment kalian ditunggu ^^ /bow again/

Author: Littlelily

Fadiyah Tasya P. C. 160400. psycho-addict. svmz. lately get love with chanu and hanbin.

One thought on “The Impact

  1. keren,, aduh kris salah paham

Here We Need Responsibilities. Thanks!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s