EXO Fanfiction Dorm

EXO as the Main Cast

Hate or Love? [Chapter 1]

3 Comments

Hate or Love?

by Blossom Girl

Cast : Krystal Jung | Xi Luhan

Friendship | School Life | AU | Other

Chaptered | Teens

This Fanfiction is mine. I’m not Plagiat more, don’t claim as yours!

***

Lelaki itu menghela napasnya, sesaat ia menutupkan matanya sejenak dan membukanya kembali sambil menghembuskan napasnya (lagi), Saat ini lelaki itu berada di Atap sekolah, berbaring di suatu tempat, meninggalkan satu pelajaran kelas yang sangat ia tak sukai, Bahasa Inggris.

Pikirannya selalu berkata, Au.. Shit! atau Kenapa ada pelajaran Bahasa Inggris di dunia ini!? jika sudah mendengar bahwa pelajaran selanjutnya adalah pelajaran Bahasa Inggris.

Setiap helai rambut lelaki itu ditiup oleh angin Sekolahnya, memang sedikit aneh ada anak sekolah yang berbaring di atap Sekolahnya, terdengar seperti orang gila.

Di sisi lain, ada seorang Gadis yang sedang berjalan di sepanjang koridor sambil membawa beberapa buku tebal yang sangat banyak di kedua tangannya, dengan hati-hati dia terus berjalan demi langkah. Kacamata besarnya masih tetap bertengger di kedua matanya. Nama Gadis itu adalah Jung Soojung, namun biasa dipanggil Krystal. Entah nama itu datang dari mana, namun seluruh siswa sekolah tau siapa pembut nama itu, tak lain adalah Lelaki yang malas mengikuti pelajaran Bahasa Inggris tersebut, Xi Luhan.

Mengapa semua siswa bisa tau Luhan memanggil Gadis itu dengan kata Krystal? Maksudnya, itukan bukan hal istimewa?

Secara, Xi Luhan adalah anak dari Pemilik Sekolah ini, namun entahlah, Tuan Xi selalu kecewa dengan anak tunggalnya oleh karena tingkah anak itu.

BRAK

“Hey yah! Hati-hati kalau jalan!” kata Luhan saat ia barusan menabrak Krystal yang sudah ditimpa oleh semua buku tebalnya. Krystal hanya bisa terdiam, lalu mengambil satu per satu bukunya kembali, dan tak lupa sebelumnya sempat ia meraba-raba lantai koridor dikarenakan kacamatanya lepas dari ancang-ancang.

Dengan senyuman yang ‘tidak biasa’ Luhan yang sudah menemukan kacamata itu terlebih dahulu, segera ia berjalan dan mengambilnya.

“Bukankah yang kau cari ini?” tanya Luhan sambil menyodorkan kacamata itu kepada Krystal. Krystal yang tingkat keburaman matanya sudah ‘tidak normal sekali’ tidak dapat melihat apa yang disodorkan oleh Luhan.

Luhan kembali tersenyum, ia kembali menaruh kacamat itu di atas lantai koridor sekolah, lalu dengan perasaan tidak bersalah sama sekali, sengaja ia menginjak kacamata itu sampai pecah berkeping-keping.

Krystal yang mendengar itu terkejut, mendengar suara pecahan kaca, ia sudah mengira bahwa yang pecah adalah kacamatanya sendiri.

“Luhan, apa yang kau lakukan kepada kacamataku!” kata Krystal masih berusaha untuk berdiri dengan berpegangan pada dinding. Luhan kembali tersenyum.

“Aku tidak melakukan apa-apa, aku hanya menaruhnya kembali ke lantai koridor dan menginjaknya? Apa itu salah?” tanya Luhan membuat Krystal syok. Krystal memberanikan dirinya untuk berjalan maju dan mendorong Luhan, membuat Lelaki itu jatuh tersungkur.

“HEY YAH! APA MAUMU! KAU TAU APA YANG KAU LAKUKAN KEPADAKU TADI!?” bentak Luhan sambil memelototi Krystal.

“Aku tidak melakukan apapun yang fatal, hanya mendorongmu. Namun sebaliknya, kau memecahkan kacamataku begitu saja!” lawan Krystal.

“TAPI KAU TAUKAN AKU ANAK SIAPA DI SINI!”

“APA MENJADI ANAK SEORANG PEMILIK SEKOLAH TERKENAL MENJADI ALASAN UNTUKMU?!” lawan Krystal kembali membuat Luhan tersentak. Choi saem yang tidak sengaja mendengar pertengkaran itu di koridor sekolah segera keluar dari kelasnya sementara untuk melihat apa yang terjadi.

“Apa yang terjadi Tuan Xi dan Nona Jung?” tanya Choi saem penuh dengan tanda tanya setelah melihat serpihan kaca terpencar di lantai koridor.

“Dia memulainya terlebih dahulu!” kata Luhan sambil menunjuk Krystal. Jari telunjuknya mendorong tubuh Krystal sehingga Krystal sedikit terdorong ke belakang.

“Apa?! Jelas-jelas kau yang memulainya lebih dulu! Kau memecahkan kacamataku begitu saja dan aku tidak melakukan apapun kepadamu!”

“KAU TADI MENDORONGKU!”

“HANYA SEKEDAR MENDORONG KAN?! BUKAN MEMECAHKAN!”

“SUDAH DIAM! SEKARANG PERGI KE KANTOR SEKARANG JUGA!”

***

“Hah..” Lelaki separuh baya itu menghela napasnya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya melihat kembali kedua manusia ‘muda’ di hadapannya. Berkali-kali ia terus melihat kedua manusia itu masuk ke Kantor Kepala Sekolah hanya karena masalah bertengkar di tengah pelajaran.

“Jung Soojung, tolong jelaskan apa yang terjadi?” tanya Kepala Sekolah kepada Krystal yang sejak tadi terdiam.

“Aku-”

“Diam.” Potong Luhan singkat membuat Kepala Sekolah menoleh ke arah anak tunggalnya itu.

“Xi Luhan! berhenti memotong pembicaraan!”

“Tapi-”

“SEKARANG KAU BERANI KEPADA APPA?!” Krystal membesarkan matanya saat mendengar suara bentakan oleh Kepala Sekolah kepada Lelaki itu, sungguh menggelegar dan terlihat sangat mengerikan.

“SEKARANG ADA-ADA SAJA TINGKAHMU LUHAN!”

“ITU SEMUA KARENA APPA TIDAK MAU MEMPERHATIKANKU SEJAK DULU!” Krystal kembali tersentak ketika mendengar balasan Luhan kepada Kepala Sekolah tadi. Memperhatikan? Apa mungkin..

Luhan tidak pernah diperhatikan oleh keluarganya dan selalu sendirian?

~To Be Continued~

Author: jirongiie

ma last purpose: jimin

3 thoughts on “Hate or Love? [Chapter 1]

  1. keren dek, lanjut ya. tapi aku bingung deh, bukannya mata krystal rabunnya udah parah ya? kok bisa sih dia dorong luhan tanpa kacamata? hehee, tp bagus kok:)

    • Hehehe.. iya itu ceritanya Krystal tau kalo Luhan lagi di depannya, yah langsung dorong aja deh *digampar*
      Thanks ya kak😉

  2. lanjut dong~
    luhan kejam banget ya/?

Here We Need Responsibilities. Thanks!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s