EXO Fanfiction Dorm

EXO as the Main Cast

Hurt

2 Comments

hurt

Title : Hurt

Author : DkJung

Casts :

  • [EXO] Byun Baekhyun
  • [OC] Lee Haena

Genre : Romance

Rated : Teen

Length : Drabble

Disclaimer : inspired from a photo on tumblr.

Poster : Ettaeminho

 

 

*

Mianhae, jeongmal mianhae.

*

 

Drrttt drrrrttt

Haena segera menghapus air matanya begitu ponsel yang berada di dalam saku celana jeansnya bergetar, menandakan panggilan masuk. Byun Baekhyun. Nafasnya mendadak sesak ketika membaca nama itu. Namun, pada akhirnya ia memutuskan untuk menjawab panggilan itu.

Yeoboseyo?”

“Haena-ya, kau sudah tidur? Mianhae, mengganggumu malam-malam.”

Gwenchana, memangnya ada apa?”

“Aku, aku sudah ada di depan rumahmu. Bisa kau keluar sekarang? Ada hal penting yang ingin kukatakan padamu.”

“Sekarang juga? Arrasseo, aku akan keluar sekarang.”

Haena memutuskan sambungan teleponnya dengan Baekhyun dan segera mengambil jaket tebalnya lalu bergegas keluar rumahnya. Ia berlari-lari kecil melewati halaman rumahnya yang cukup luas lalu berhenti di depan pintu gerbang utama. Ditatapnya nanar lelaki yang berdiri membelakanginya itu. Haena menghela napas lalu membuka gerbang.

“Sudah berapa lama kau di sini?” tanya Haena.

“Belum lama,” jawab Baekhyun.

Haena kembali menghela napas. “Apa yang ingin kau katakan?”

“Apa aku harus mengatakannya di sini?”

Keurae, di sini saja.”

Baekhyun meringis pelan. Ia menatap Haena sekilas lalu memalingkan wajahnya. Ia terlihat seperti orang yang kebingungan untuk berkata-kata. Namun, karena tidak ingin membuat Haena berlama-lama menunggu, ia pun mulai memberanikan diri.

“Yang ingin aku katakan adalah, tentang perasaanku.”

Haena merasa menegang. Entah mengapa ia merasa telinganya tidak ingin mendengar pengakuan Baekhyun.

“Sebenarnya, sudah lama sekali aku, menyukaimu. Aku bahkan mencintaimu. Aku takut kehilanganmu, Haena-ya. Akhir-akhir ini, sikapmu berubah. Kau lebih sering menghindariku. Aku takut kau berpaling dariku.”

“Itu saja?”

Ne?”

“Hanya itu yang mau kau katakan? Tidak ada yang lain, kan?”

“Haena-ya.”

“Kalau kau sudah selesai bicara, aku mau kembali ke dalam.”

“Haena-ya, wae geurae? Kau belum menjawabnya!”

“Menjawab apa? Kau tidak menyebutkan pertanyaan apapun.”

Arrasseo, aku akan bertanya padamu sekarang. Apa kau mau menjadi yeojachinguku?”

Haena memejamkan kedua matanya. Ia menggigit bibir bawahnya. Rasanya sulit sekali untuk menolak lelaki sebaik Baekhyun. Ia merasa tidak tega menyakiti perasaan orang yang paling ia cintai. Tapi mau bagaimana lagi? Haena takut akan lebih menyakiti Baekhyun jika ia menerimanya.

Mianhae, aku tidak bisa,” ucap Haena lau berbalik, berjalan memasuki halaman rumahnya.

Baekhyun tidak tinggal diam. Ia pun segera mengejar Haena sebelum orang yang dicintainya itu semakin menjauh dan semakin sulit digapai.

“Lee Haena!” seru Baekhyun begitu ia berhasil menggenggam lengan Haena.

“Lepaskan aku, aku sudah bilang aku tidak bisa!”

“Tidak bisa? Bukan tidak mau, kan? Apa yang membuatmu tidak bisa? Jelaskan padaku!”

“Aku, aku…”

“Jelaskan, Haena-ya!”

“Aku, aku hanya tidak mencintaimu! Aku sama sekali tidak pernah mencintaimu! Seumur hidupku, tidak pernah sedikitpun aku mencintaimu! Tidak bisakah kau mengerti? Seharusnya kau sudah tau alasan mengapa aku menjauhimu, karena aku tidak mencintaimu!” bentak Haena sambil melepaskan genggaman Baekhyun lalu berlari meninggalkannya.

“KAU BOHONG! AKU TAHU KAU BOHONG!” teriak Baekhyun.

Haena terus berlari hingga sampai di kamarnya. Ia tak kuasa lagi untuk tidak menangis. Rasanya begitu menyakitkan menolak perasaan orang yang sebenarnya ia cintai.

Haena melangkah pelan mendekati tirai jendelanya. Ia buka sedikit tirai itu. Di halaman rumahnya, ia masih bisa melihat Baekhyun yang terus berteriak memanggil namanya. Hatinya semakin sakit. Bukan hanya Haena yang menangis malam itu, tetapi juga Baekhyun. Berkali-kali Haena menghapus air matanya, tetap saja keluar dari matanya.

Mianhae, jeongmal mianhae.

Perlahan, Haena meraih sebuah amplop putih bercap rumah sakit. Ia membuka amplop itu lalu membaca ulang isi surat itu. Surat yang menyatakan bahwa dirinya menderita kanker otak.

END

 

Leave your comment please^^

 

 

Author: DkJung

cheerful

2 thoughts on “Hurt

  1. Huwwaaa FF nya KEREN walau pendek tapi tetep Keren ^^)b

  2. wah ..
    nyesek pke BGT baca ny..
    kasihan my baby baekhyun ..
    keren ffny ..
    keep writing yah ^^

Here We Need Responsibilities. Thanks!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s