EXO Fanfiction Dorm

EXO as the Main Cast

[Special For Birthday] | Happy Birthday, Cutie Pie~

Leave a comment

Image

Title : Happy Birthday, Cutie Pie!
Author : Piglet
Lenght : Ficlet
Genre : Romance. Comedy, School Life.
Main Cast : Kim Yun or You

Kim Jong In or Kai.

Aku tidak menyukaimu lagi. Bagaimana kalau kita putus?

 

Yun POV

Hari ini, adalah hari ulang tahun pacarku yang bernama Kim Jong In, atau yang lebih akrab disapa dengan sebutan Kai. Sudah 2 tahun lamanya kami menjalani hubungan kami ini. Dan hari ini, aku berencana untuk membuat sedikit– tidak. Tetapi sebuah kejutan yang sangat hebat untuknya! HAHAHA! Mungkin aku jahil, tetapi, pasti hari ini akan sangat sangat dan sangat bermakna untuknya.

Well, menjahilinya sedikit, tidak apa-apa, kan? Kkkk~

You’ve got a new messages!”

Ponselku berbunyi. Menandakan ada satu pesan masuk. Kubaca nama yang tertera di dalamnya. My Cutie Pie~ nama itu yang tertera di layar ponselku. HAHA. Akhirnya orang yang kutungu-tunggu mengirimkan pesan untukku. Isinya adalah,

“Annyeong honey~ Bagaimana kabarmu? Kau ingat tidak hari ini hari apa? Kkk~ kuharap kau menyiapkan sesuatu yang sangat spesial untukku yaa.. aku sangat menantikan itu. Love you~ -Jongin”

Demi tuhan, dia benar-benar menyebalkan. Sifatnya yang terlalu narsis itu, sangat mengganggu-.- Lalu, kujawablah pesannya berikut.

“Jongin-a, aku ingin bertemu denganmu nanti di taman XXX. Kuharap kau datang tepat pada pukul 09.00 pagi. Terimakasih. -Yun”

Well, aku sengaja membalas pesannya dengan kata-kata yang dingin. Itu adalah salah satu rencana jahatku. Kuharap rencanaku berhasil. “PEEP!” ponselku berbunyi.

“Hey, kau kenapa? Biasanya kata-katamu tidak seperti ini. Dan, tumben-tumbennya kau tidak mengucapkan ‘love you too’ kepadaku. Ada apa sebenarnya padamu? Kau lapar? Mau makan ayam bersamaku nanti? -Jongin”

HAHAHAHAHAHAHAHA. Aku tertawa terbahak-bahak. Masih sempat-sempatnya Cutie Pie ku yang satu ini memikirkan ayam. Kau lucu sekalii, Kai-ah!

“Well, Jongin, aku tidak bercanda. Pastikan kau datang tepat waktu nanti. Sampai jumpa disana. -Yun”

Baiklah, rencanaku berjalan sesuai rencana. Dan Kim Jongin, jangan kecewa padaku nanti yaa.. karena aku akan memberikanmu kejutan yang sangat spesial!

“Baiklah. Aku akan ada disana nanti. See you soon, my sweet cake! -Jongin”

Itu pesannya yang terakhir, sebelum aku menyiapkan segala sesuatu yang kubutuhkan untuk mengejutkannya.

Kuharap, kau suka ini, Kim Jongin. HAHA.


At Taman XXX 09.01 AM

Kai’s POV

Ada apa dengan Yun? Mengapa dia aneh belakangan ini? Baiklah, coba kita berpikiran positive, Kai. Mungkin, dia sedang menyiapkan kejutan kecil untukku, karena hari ini aku berulangtahun, ya! Tapi, kalau itu bukan, bagaimana? Aish! Berpikirlah secara lurus, Jongin! Yun mencintaimu, begitupun juga denganmu! Jadi, positive thinking lah Kim Jongin!

Aku sudah sampai di Taman XXX. Tempat Yun menyuruhku untuk datang kemari. Aku penasaran, untuk apa dia menyuruhku datang pagi-pagi ini?

Aku berjalan menuju sebuah kursi yang terletak tepat di sebelah sebuah pohon. Itu tempat favorit kami berdua. Hah, rasanya aku ingin bernostalgia tentang kenangan kami dulu. Sangat indah, dan manis.

Aku menunggu kedatangan Yun selama 2 menit, tak lama kemudian, dia pun muncul, dengan muka cemberut, atau dingin, mungkin? Tercipta jelas wajahnya yang.. err, tidak bisa dideskripsikan dengan kata-kata sebenarnya. Aku menghampirinya, memeluknya di dalam dekapanku. Aku rasakan, tubuhnya yang dingin, dia… kenapa?

“Yun, apa kau baik-baik saja?” tanyaku khawatir

“Kim Jongin.” panggilnya. Tidak biasanya, biasanya dia memanggilku dengan nama-nama yang lucu, dan aneh. Tetapi mengapa saat ini, berbeda?

“A-Apa?” saking kagetnya dengan perubahan sikapnya, aku sampai tergagap gagap berbicara kepadanya. Betapa bodohnya diriku.

“Jongin ssi, aku ingin berbicara.” ssi? Bahasa formal? Tetapi, mengapa?

“Iya.. ada apa sebenarnya?” ucapku heran

“Aku… aku.. aku tidak menyukaimu lagi. Bagaimana kalau kita putus?” A-Apa?

“Yun-ya, kau kenapa sebenarnya?” ucapku takut disertai heran

“Kubilang, aku tidak menyukaimu lagi! Aku ingin kita putus kau dengar itu tidak?!” ucapnya menggebu-gebu. Tak lama kemudian, air mata itu keluar dari matanya yang indah. Aku semakin tidak mengerti.

“Yun-ya, sebenarnya ada apa denganmu?! Aku tidak mengerti kalau kau seperti ini! Tolong jelaskan padaku!!” seruku. Kurasakan mataku berkaca-kaca sekarang.

“Kau mau tahu? Kau mau tahu?! Aku, aku menyukai pria lain..” ucapnya.

Apa? Menyukai.. pria lain? Apakah ini kiamat?

“Yun-ya, kau..” air mataku menetes dengan perlahan. Kuharap, ini semua mimpi.

“Maaf, Jongin. Tapi, aku ingin putus.” ucapnya, lalu pergi meninggalkanku yang masih membeku di tempatku berdiri.

.

Demi langit dan bumi, apa yang barusan kudengar dari mulut kekasihku tadi?

Putus?

Menyukai pria lain?

DEMI TUHAN. KUHARAP INI HANYALAH MIMPI SEMATA.


Yun POV

Ya tuhan, aku merasa bersalah terhadap Jongin. Aku benar-benar merasa bersalah padanya. Huaa.. Jongin-a, mianhae! Aku benar-benar tidak bermaksud untuk menyakitimu! Aku menangis saat di tengah jalan. Apa yang sebenarnya kulakukan? Bagaimana kalau Jongin pingsan di tempat karena serangan jantung? Bagaimana kalau Jongin bunuh diri seperti yang di film-film? Bagaimana kalau Jongin tidak mau menemuiku lagi setelah ini?! Ya tuhan, kalau itu terjadi, apa yang harus kulakukan?! Argh! Aku tidak ingin kehilangan kueku yang manis itu hanya karena kejutan kecil yang aneh ini! Aku tidak ingin!! Kim Jongin! Maafkan aku!!


Author POV

Karena merasa bahwa kejutan kecil yang aneh itu akan berdampak buruk pada Jongin, Yun pun berlari kembali ke taman XXX.

“Hah.. hah.. hah..” Yun ngos-ngosan karena berlari untuk menuju ke Taman XXX untuk menjumpai Jongin yang Yun sakiti tadi. Yun merasa sangat bersalah pada Jongin.

“Jongin-a, neo eoddiya?” ucap Yun khawatir

“Jongin Kim Jongin!!” Yun berteriak.

Tetapi, tidak ada hasilnya. Jongin sudah pergi dari Taman itu. Dia sudah pergi.

“Jongin-a, neo eoddiya? Hiks.. hiks.. eoddiyaa?!” ucap Yun sambil menangis terisak.


Yun berjalan menyusuri jalan. Yun telah menyakiti hati Jongin. Yun berjalan, dan terus berjalan. Yun tidak tahu harus kemana. Yang dia tahu sekarang, dia telah menyakiti hati Jongin.

“My Cutie Pie~ maafkan akuu.. hiks..” ucap Yun serak.

Matanya sekarang lembab, dan agak bengkak karena menangis.

Setelah menimbang-nimbang keputusannya, Yun pun berusaha untuk menelepon Jongin.

“TUTT..TUTT..”

Hanya nada sambung tiu yang terdengar.

“TUTT..TUTT..TUTT.. Maaf, nomor yang anda tuju, sedang tidak aktif, mohon untuk menghubungi, beberapa saat lagi.”

Kata-kata operator membuat hati Yun mencelos.

Separah itukah perilaku Yun, sampai-sampai Jongin tak mengangkat panggilannya?

Separah itukah perilaku Yun, sampai-sampai Jongin pergi dari Taman?

Separah itukah?


Yun POV

Jongin.. maafkan aku. Maaf, maaf.. hiks.. maaf..

Saat ini, aku hanya bisa menangis tersedu-sedu. Kuharap, aku bisa melihat Jongin, lagi. Lagi, dan lagi. Aku menyesal. Aku lupa kalau Jongin itu orang yang mudah mempercayai suatu hal. Apalagi mempercayai kata-kata dari orang yang dia sayangi. Betapa bodohnya diriku. Kuharap, aku bisa memutar kembali waktu. Kuharap.

Aku berjalan sambil menunduk ke bawah. Sudah banyak orang yang kutabrak selama aku berjalan tadi. Aku tak peduli. Sangat-sangat tak peduli. Yang aku pedulikan saat ini, hanyalah bertemu Jongin, dan meminta maaf padanya. Hanya itu, agar–

“DUKK!”

“Aah!!”

“Argh!!”

Ooh bodohnya diriku! Kali ini aku menabrak seseorang sampai kami berdua jatuh. Aku meminta maaf padanya, lalu mendongak untuk melihat orang tersebut.

Ya tuhan..

Aku tercekat..

Benarkah..

Benarkah yang di depanku ini adalah Kim Jongin?

Terimakasih tuhan..


“J-Jongin-a?” tanyaku

“Yun..” dia shock. Dia kaget.

“Jongin.. Kim Jongin? Kim Jongin!”

Aku tak bisa mengontrol emosiku. Aku memeluknya dengan erat, sampai dia susah bernapas.

“Yu–Akh! Aku tak–eugh, tak bisa bernapa–haa!” mendenger napasnya tercekat, aku melepas pelukan eratku yang membunuh itu.

“Ma-Maafkan aku Jongin!! Aku tidak bermaksud menyakitimu tadi! Aku hanya melakukan itu untuk kejutan di hari ulangtahunmu! Dan aku tidak mau kau meninggalkanku! Dan aku tidak ingin kehilanganmu juga!! Tolong jangan tinggalkan aku!!”


Kai POV

Apa? Apa yang barusan kudengar?

Ini..

Ini hanya kejutan?

“A-Apa?” tanyaku tak percaya

“Maafkan aku, Jongin! Aku sangat sangat menyesal!” ucapnya sambil menahan tangis

.

.

2 menit berlalu, tak ada jawaban dariku. Aku bingung ingin membalas apa..

“Jo-Jongin? Maaf..” ucapnya pasrah

“HAHAHAHHAHAHAHAHAHA!” aku tertawa lepas di depannya

“Eeh? Mengapa kau tertawa?” tanyanya bingung

“HAHAHA, kau bodoh atau apa sih? Kalau kau mau ngerjain orang di hari ulangtahunnya, jangan meminta maaf padanya dan merasa bersalah! Lihat, aku contohnya, kau jadi tidak berhasil kan! Hadeuh, dasar Clumsy Cake!” ucapku jujur

“Eeh? Iya juga yaa.. huh! Kalau begitu, tadi aku tidak usah merasa bersalah padamu. Aduh. Yasudah deh, hari ini, kau mau ngapain?”

“Aku ingin…”


Author POV

“Kai, kau serius?” tanya Yun sambil memasang muka D___O

“HeHe, sudah lama aku tidak kesini. Tidak apa kan?”

.

Kai ternyata membawa Yun untuk makan siang bersama di sebuah rumah makan yang terkenal dengan Fried Chickennya. Oke Jongin, kau terlalu maniak.

“Yaah, mau bagaimana lagi, ini kan hari ulangtahunmu. Jadi, aku harus mengikuti apa maumu.”

“Benarkah? Apapun yang kumau?”

“Iya, asalkan masih dalam batas kemampuanku.”

“Mhm, baiklah. Kau tahu, Yun, selama 2 tahun kita menjadi kekasih, kita.. kita belum pernah, belum pernah melakukan, ‘itu’…”

“A-Apa?” tiba-tiba, Yun gugup seketika. Apa maksud Jongin dengan kata-kata ‘itu’?

“Yun, ‘itu’ loh.. aku ingin kita melakukan ‘itu’..”

“J-Jongin-a, jangan berpikiran aneh-aneh!”

“Huh? Aneh-aneh? Maksudmu apa?” tanya Jongin heran

“Kau mau melakukan yang aneh-aneh kan? Hayoo ngaku!”

“Apaan sih, Yun! Orang, aku cuman ingin melakukan kisseu bersamamu. Memang tidak boleh?” ucap Jongin kesal

“Eeh?” Yun terbelalak kaget. Ternyata itu kisseu, bukan.. yaah, you know lah..

“Kumohon Yun…” ucap Jongin sambil melakukan aegyo

“Err, aku tidak yakin, Jongin..”

“Pleasee…!” ucap Jongin sambil mengeluarkan puppy eyes nya.

“Baiklah kalau itu maumu ta–”

.

“CHU~!”

.

Belum sempat Yun menyelesaikan kata-katanya, sesuatu yang basah, lengket, dan manis menempel di bibirnya yang mungil.

“Uhm!” ucap Yun saat bibir Jongin mengecup bibirnya.

Setelah 5 detik berjalan, Jongin melepaskan ciumannya itu. Pipi Yun memerah. Dia baru saja dicium oleh Jongin. Melihat rona merah dipipi Yun, Jongin tersenyum. Senyum yang sangat hangat.

“Ooh tuhan. Kim Jongin, menciumku. Dia menciumku!”

“Happy Birthday, Cutie Pie~ Dan, terimakasih untuk ciumannya. Karena kau baru saja mengambil first kiss ku kau tahu?”

 

END

 Ini Ficlet yang kupersembahkan untuk EXO FANFICTION DORM

Saengil Chukkae~

Makin Sukses yaa~

Gomawo for adding me as an author!

EXO SARANGHAJA~

– Qankin.

Author: qankin

Just an ordinary girl, who loves pig so much, and a part of 'Trio Bobrok'.

Here We Need Responsibilities. Thanks!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s