EXO Fanfiction Dorm

EXO as the Main Cast

True Love {Chapter 2}

Leave a comment

avatars-000007798035-02kv9f-t120x120

Author : Lydia Jung (@frncislydia)

Genre  : Romance, Hurt, Sad.

Rating  : T

Length : Chaptered

Cast:

–           Krystal f(x)

–           Kai EXO-K

–           Sehun EXO-K

Eh, apa ini?

Ini, bukankah Sehun? Dan Krystal? Kenapa dia menyimpannya?

i

Eh, ada tulisan dibelakangnya.

February,23rd 2013

Happy Graduation Day my best friend!
Hope you’ll be success in the future.
And it’s a secret, I love you, Sehun ah!❤

November, 8th 2013

The worse day. You gone.

January, 11th 2014

Its been 3 months. I missed you, Sehun ah.

Jadi, Krystal masih mencintai Sehun?

 

Krystal POV

“Kai ah, sudah malam. Aku pulang ya. Dan kumohon jangan abaikan aku lagi. Hubungi aku.”

“Ne, Krys. Mian.”

“Ne, annyeong, Kai ah.”

“Ne, annyeong.”

Aku panggil taksi dan masuk. Aku teringat tasku tertinggal di restoran! Astaga, untung saja aku bawa uang lebih di kantong. Sesampainya di rumah, aku melihat mobil Baekhyun oppa didepan rumahku, dan sepertinya dia sedang dalam kondisi yang tidak baik. Lebih tepatnya dia terlihat.. Marah. Apa dia marah karena aku meninggalkannya? Tapi tadi saat aku mengirim pesan dia merespons ku dengan baik. Ada apa ini?

“Ini pak uangnya, silakan pegang kembaliannya. Gamsahabnida.” Kataku lalu turun dan langsung menemui Baekhyun oppa.

“Oppa, kenapa kau disini? Ini kan sudah malam. Kau seharusnya tidak usah menungguku.” Kataku.

Dia menatapku seakan dia sedang sedih, ingin menangis dan marah.

“W…wae oppa?” tanya ku gugup.

“Krys, aku ingin kau jawab dengan jujur. Apa kau mencintaiku?”

“O..oppa, wae? Kenapa kau tiba-tiba bertanya begitu?” tanyaku. Aku semakin gugup. Apa dia menemukan sesuatu?

“Jawab saja aku, Krys!” katanya lalu mengenggam tanganku kuat.

“Auw, oppa! Appo da! Waeyo oppa?”

“Krys, jawab aku!” paksanya. Ku hentakkan tanganku.

“Oppa, waeyo?” kataku mulai menangis. Dia menggenggam tanganku sangat kuat.

“Mian, Krys. Aku hanya penasaran. Aku menemukan fotomu dan Sehun di tasmu. Aku khawatir. Aku benar-benar bodoh.” Katanya lalu memelukku. Kurasakan dia mulai menangis. Ya Tuhan, berapa banyak lagi hati yang harus tersakiti?

“Mian, oppa. Mianhae.” Kataku terisak.

 

Sehun POV

Je t’aime, Sehun. (Aku mencintaimu, Sehun)”

“Je suis désolé, mais j’aime quelqu’un d’autre, Jennifer.(Maafkan aku,tapi aku suka orang lain, Jennifer).”

Hampir setiap hari aku menerima pernyataan cinta seperti ini. Aku tak tahu kalau selera orang Prancis adalah sepertiku. Tapi tetap saja, aku masih mencintaimu, Krys. Mungkin, ketika aku kembali ke Korea, dia sudah menikah dan memiliki anak dengan Baekhyun hyung. Meskipun aku tersakiti, tapi, kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku.

Kring! Kring!

Kai is Calling….

Kai? Kenapa dia menelponku?

“Yobboseyo?”

“Sehun ah..”

“Kai, apa kau mabuk?”

“Tadinya aku sudah tidak mabuk waktu bertemu Krystal, tapi sekarang sepertinya aku mabuk lagi, Sehun ah. Haha.”

“A..apa? Kau menemui Krystal? Bukankah kita berjanji tidak akan mengganggunya lagi?”

“Hey, tenang saja, Sehun ah. Kami tidak sengaja bertemu tadi.”

“Hey, Kim Jong In. Kau sudah 21 tahun. Semakin dewasalah, jangan mabuk-mabukan.”

“Hah? Apa hari ini bisa disebut hari ulang tahun? Hari ini hari yang menyedihkan, Sehun ah. Krystal masih mencintaimu, bajingan! Bagaimana bisa kau meninggalkan dia seperti itu? Kau akan menyesal ketika kau datang terlambat Sehun ah. Kau tak mengerti itu.” Kata Kai terisak-isak. Aku yakin dia menangis. Maafkan aku Kai.

“Kai, mian. Tapi, Krystal mungkin bukan ditakdirkan untukku.”

“Terserahmu, hun. Tapi, jangan sampai kau menyesal.”

Pip!

Maafkan aku Krystal. Aku tidak bisa bersamamu, Krys.

 

Krystal POV

“Krys, tak apa jika kau masih mencintai Sehun. Kita bisa mengakhiri hubungan ini. Aku tidak ingin kau memaksakan dirimu untuk bersamaku saat hatimu tidak ingin kita bersama.”

“Tidak, oppa. Aku ingin tetap menjalaninya. Mungkin aku memang belum mencintaimu sepenuhnya, tapi aku akan belajar mencintaimu seutuhnya, oppa.”

Pembicaraan kami tadi tidak berhenti mendengung di telingaku. Aku mengambil keputusan yang benar kan? Kau akan membiarkanku melupakanmu kan, Sehun? Kau pasti sudah melupakanku kan?

“Ya Tuhan, kenapa hidupku sangat menyedihkan? Sehun, kumohon beri aku clue untuk memilih jalan terbaik. Kumohon, Sehun. Hiks,”

Kring! Kring!

Unknown Number’s calling…

“Yobboseyo?”

“……”

“Yobboseyo? Apa ada orang disana?”

“……”

“Jika anda tidak bicara, saya akan matikan telepon ini.”

“Krys..”

“Se..sehun ah, apa i..”

Pip!

Apa barusan tadi itu Sehun? Sehun? Aku menelpon kembali nomor itu tapi nomor itu sudah tidak aktif. Aku mencari keberadaannya dengan GPS, tapi nihil. Dia sudah mematikan semua koneksinya. Aku mulai menangis lagi. Sehun, kenapa kau harus membuatku bingung seperti ini?

 

Sehun POV

Apa aku harus menelponnya? Dia belum mengganti nomor ponselnya kan?

Calling Krystal….

“Yobboseyo?”

Suara ini.. Suara ini.. Aku merindukannya..

“Yobboseyo? Apa ada orang disana?”

Ya Tuhan, apa aku tidak ditakdirkan untuknya?

“Jika anda tidak bicara, saya akan matikan telepon ini.”

“Krys..”

Apa yang kulakukan?! Astaga!

“Se..sehun ah, apa i..”

Aku segera mematikan semua koneksi dari nomor itu. Ya Tuhan, aku sangat ingin bertemu dengannya, aku merindukannya.

 

Baekhyun POV

Aku masuk ke dalam rumah, dan kulihat kedua orangtuaku duduk di ruang tamu kami yang bisa dibilang cukup besar itu.

“Baekhyun ah, duduk.” Kata appaku.

“Ne, appa. Waeyo?” tanyaku.

“Appa baru menerima telepon dari orangtua Krystal. Mereka bilang, mereka ingin kau dan Krystal menikah akhir tahun ini.”

Mwo? A..Appa, kau tidak bercanda? Tapi kami belum siap. Kami harus mematangkan hubungan ini dulu, appa.” Kataku kaget.

Appa tahu, Baekhyun ah. Tapi bukankah 10 bulan itu cukup? Kalian akan menikah ketika usia Krystal sudah 21 tahun.”

“Tapi appa,”

“Baekhyun ah, jangan bilang kau tidak mencintai Krystal lagi?” tanya eommaku.

Keugae aniya eomma, aku mencintainya. Tapi Krystal belum.” Kataku tersenyum miris.

“M..mwo?”

“Dia bilang dia butuh waktu untuk melupakan seseorang. Dan aku akan menunggunya. Dan ketika dia tidak bisa melupakannya, aku akan melepasnya.” Jawabku.

“Baekhyun ah..”

“Aku lelah eomma, appa, aku ingin istirahat. Jaljayo..”

Aku naik ke kamarku. Aku merenungkan semuanya. Tentangku, tentang Krystal, tentang Sehun. Ini semua sangat rumit. Apa aku bisa mendapatkan hatimu, Krys?

Bip!

1 message alert!

From: Kryssie

Oppa, gomawo buat semuanya. Jaljayo. Mian, karena aku menyakitimu.

Krys, kuharap kau melupakan Sehun.

 

Kai POV

Sudah pukul 12 malam. Ini adalah ulang tahun terburuk yang pernah ada. Kuharap aku bisa melupakan Krystal. Ya Tuhan, kumohon berikan aku pengganti Krystal. Bantu aku lupakan dia.

“YA! Jangan mati! Yah! Kau mabuk ya?”

Aku merasa seperti melihat seseorang. Sepertinya dia seorang gadis.

“Krystal..”

“Hey! Aku bukan Krystal! Aku Jiyeon. Park Jiyeon. Dan kau pasti mabuk.”

“Krystal, maafkan aku, kumohon biarkan aku menciummu untuk yang terakhir kali agar aku bisa melupakanmu.”

Chu~

“YAKK! Ahjussi! Apa yang kau lakukan?!”

Author: soojunga

EXO Stan|f(x) Stan|99L|Loves Editing and Story telling the most!!!~

Here We Need Responsibilities. Thanks!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s