EXO Fanfiction Dorm

EXO as the Main Cast

[Freelance] Beautiful Creatures – Chapter 1

3 Comments

PicsArt_1410532068604

Tittle: Beautiful Creatures

Author: Baekhyuncupcakes (@chrisiaaa)

Length: chaptered

Genre: Romance, School Life, Sad

Rating: PG-13

Main cast & Additional Cast:

  • Oh sehun
  • Kim seulmi
  • Someone (new cast would be appeared in next chapter)

Poster credit: http://exofanfiction.wordpress.com/poster-shop/

Disclaimer: ff ini asli ide aku yang udah terpendam lama, dan aku juga terinspirasi dari beberapa ff, novel dan film yang aku lihat tapi untuk ide, asli aku sendiri kok. Ff ini uda aku rencanakan akan end di chapter berapa, jadi jangan takut ff ini brenti di tengah jalan ya karena aku bukan typical orang yang labil^^

Summary: oh sehun jatuh cinta pada gadis yang berstatus sebagai hoobaenya, gadis yang memiliki trauma akan lelaki di masa kecil, ia adalah gadis yang sangat tertutup dan tidak mudah bergaul dengan orang lain tetapi sehun tidak menyerah dan berusaha memperjuangkan gadis itu.

 

Once someone’s hurt you, it’s harder to relax around them, harder to think of them as safe to love. But it doesn’t stop him from wanting you.

 

Author POV

Sinar matahari menembus melalui celah jendela di kamar pria itu, pria yang masih memejamkan matanya dengan rapat. Pria yang bernama Oh sehun itu mengerjapkan matanya dan segera bangun untuk bersiap – siap pergi ke sekolahnya.

Ia berjalan menuju pintu keluar, dengan langkah malas ia menekan tombol lift yang berada di depannya, ia bahkan tak berniat sedikitpun untuk menoleh ke pintu sebelah apartementnya, ada seorang lelaki yang sibuk mengangkat peralatan – peralatan, sepertinya ia mempunyai tetangga baru sekarang tetapi itu bukanlah hal yang penting, toh ia juga tak akan berbaur lalu apa pedulinya.

Dengan langkah gontai ia berjalan menuju halte bis diseberang tak lupa ia juga memakai masker dan earphone yang ia pakai di kedua telinganya, rusaknya mobil membuat ia sulit untuk berpergian dan oleh karena itu mau tak mau ia harus menggunakan jalur alternative yaitu angkutan umum – bis, sepertinya itu adalah kendaraan tercepat untuk sampai ke sekolah.

Sehun menyeberangi lampu merah tanpa memperhatikan jalan, ia hanya menunduk untuk menghindari tatapan orang – orang yang menatapnya heran, ia juga menaikkan volume musik di telinganya yang terbalut oleh earphone.

 

BRUKK

Sehun terkejut bahkan sangat sangat terkejut saat merasakan seseorang mendorong keras tubuhnya yang mengakibatkan tubuhnya terpental ke trotoar, ia melepas earphone nya dan berbalik untuk melayangkan segala macam cacian kepada orang yang baru saja mendorongnya, betapa terkejutnya ia saat melihat semua orang menatap ke arahnya dengan tatapan khawatir dan juga ia melihat sebuah truk besar baru saja melintas di hadapannya, ia memandang lurus depannya dan matanya menangkap seorang gadis cantik memegang keras kedua bahunya.

Sehun POV

Apa ini? Apakah berarti nyawaku baru saja diselamatkan oleh gadis di depanku ini? Gadis itu juga menatapku khawatir.

“jogiyo, apa yang baru saja terjadi? Apakah kau baru saja menolongku?” tanyaku bertubi – tubi kepada gadis di hadapanku

Ia membungkukkan badannya dengan sopan kepadaku tanpa ekspresi dan melesat pergi, disaat ia berbalik mataku menangkap darah yang keluar dari siku kanannya.

“hei nona! tunggu! Lengannmu mengeluarkan da– ” baru saja aku ingin meraih gadis itu tetapi aku tidak tau apa yang membuatnya berjalan begitu cepat.

Aku menatap punggungnya yang menjauh, aku bahkan belum meminta maaf karena sudah membuatnya terluka dan juga aku belum berterima kasih kepadanya karena telah menyelamatkan nyawaku. Jika tidak ada dirinya mungkin masing – masing bagian tubuhku sudah tercecer di jalanan sekarang.

A simple bye can make us cry, a simple joke can make us laugh and a simple care can make us fall in love.

~~~

Disaat aku sibuk memikirkan kejadian yang cukup mengejutkan untukku tadi, aku merasa seperti melupakan sesuatu. Aku mengingat – ingat apa yang aku lupakan dan benar! Aku melupakan sesuatu, yaitu bis yang akan berangkat menuju sekolahku.

Sial!

Hari ini adalah hari MOS dan aku yang berkedudukkan sebagai ketua ospek dituntut untuk datang tepat waktu, segera aku berlari menuju sekolah dengan kecepatan yang menurutku cukup cepat. Aku tidak peduli dengan apapun sekarang, yang aku lakukan hanyalah berlari, tidak ada cukup waktu untuk menunggu bis lainnya.

BINGO!

Aku sampai di waktu yang tepat, yaitu saat bel masuk berbunyi, peluh sudah memenuhi sekujur tubuhku karena berlari dari halte tadi. Segera aku memasuki aula sekolah yang sudah dipenuhi oleh banyak hoobae yang sebentar lagi akan memasuki sekolah menengah, aku melihat semua mata tertuju padaku, bagaimana tidak penampilanku sangat buruk sekarang, rambut yang tak beraturan, dan peluh yang memenuhi tubuhku.

Aku bisa melihat chanyeol sahabatku berjalan menuju ke arahku dengan tatapan mengintimidasi

“yak babo! Kau ingin mati huh?! Kemana saja dirimu? Ospek akan segera dimulai dan kami semua tidak bisa memulainya tanpa dirimu, sekarang cepatlah ke depan tuan oh!” bisik chanyeol dengan tatapan tajam

“arasseo park chanyeol, apakah kau tidak bisa melihat jika aku sudah disini sekarang” ucapku mengacuhkannya dan berjalan kedepan dengan tatapan remeh

“selamat datang, aku sebagai ketua dengan ini menyatakan bahwa kegiatan MOS dibuka dan dimulai pada hari ini, aku percaya jika para senior yang ada disini akan membimbingmu dengan baik jadi ku harap kalian bisa bekerja sama dengan para senior dan aku merasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan selama kalian menjalani ospek, terima kasih” ucapanku terakhirku disambut dengan tepuk tangan yang meriah oleh para murid

Aku berjalan menuju belakang untuk menjalankan tugasku, yaitu menghukum para peserta MOS yang melakukan kesalahan.

Aku berjalan menuju mereka dengan tatapan tajam yang mematikan, menatapnya satu – persatu. Tatapanku tertuju pada seorang gadis yang name tagnya bertuliskan Kim Seulmi, seorang gadis yang memakai seragam yang sangat kotor dan lusuh, aku mengingatnya ia adalah gadis yang menyelamatkan nyawaku pagi tadi, aku berjalan menujunya dengan tatapan yang sama seperti tadi.

“YA! MENGAPA SERAGAMMU SANGAT KOTOR? KAU TAU BUKAN INI ADALAH SEKOLAH BUKANLAH TEMPAT UNTUK BERKEBUN, INI ADALAH HARI PERTAMAMU MENGINJAKKAN KAKI DISINI DAN KAU BAHKAN SUDAH TIDAK BISA MEMBACA PERATURAN DENGAN BENAR UNTUK MEMAKAI PAKAIAN YANG BERSIH” bentakku kasar

Ia hanya menunduk tak bereaksi, sama seperti pagi tadi saat aku mencoba untuk berbicara kepadanya

“APA KAU TULI HUH? AKU SEDANG BERBICARA DAN KAU BAHKAN TAK MENATAPKU? KAU MEMANG BODOH! BAIKLAH, KARENA INI ADALAH HARI PERTAMAMU AKU AKAN MELUNAK, BERDIRILAH DI TENGAH LAPANGAN DAN JANGAN MELAKUKAN GERAKAN APAPUN SAMPAI SEKOLAH BERAKHIR, JIKA KAU MELANGGAR AKU AKAN MENAMBAH HUKUMANMU LEBIH BERAT!” bentakku lebih keras dan terkesan kasar, aku tidak membencinya sungguh, aku hanya menjalankan tugasku sebagai ketua dan aku tidak bersungguh – sungguh menghukumnya untuk berdiri sampai akhir sekolah, ayolah aku tidak sekejam itu terhadap seorang gadis.

Sebenarnya ia cukup menguji kesabaranku, ia bahkan tidak mengeluarkan sepatah kata pun setelah aku membentakknya dengan kasar yang ia lakukan hanyalah membungkukkan badannya padaku, apakah ia tidak bisa berbicara? Ah sepertinya aku harus berhenti memikirkannya dan fokus pada tugasku, masih banyak hoobaebyang harus ku beri hukuman karena telah melanggar peraturan.

 

~~~

Bel istirahat sudah berbunyi dan aku masih harus mengerjakan tugas – tugasku yaitu mengawasi para hoobae, termasuk Kim Seulmi yang masih setia berdiri di tengah lapangan seperti yang aku perintahkan sebelumnya.

Matahari siang sangatlah terik dan ia tampak pucat sekarang ia selalu mengusap peluhnya beberapa menit sekali, apakah aku terlalu berlebihan? Sebaiknya aku akhiri sekarang.

Aku berjalan mendekatinya, ia tampak bergetar dari belakang, disaat aku tepat berdiri di belakangnya ia jatuh di lenganku, gadis itu pingsan tepat saat itu juga, aku terkejut dan segera mengangkatnya ke ruang kesehatan, beberapa pasang mata menatapku iri dan heran, aku memanggil chanyeol dan memberitahunya bahwa tak ada yang perlu dikhawatirkan, chanyeol mengangguk mengerti dan kembali menjalankan tugasnya sebagai wakil ketua.

Aku menidurkannya di atas kasur yang berada di ruang kesehatannya, dokter yang memeriksa mengatakan bahwa ia hanya kelelahan dan perutnya yang kosong mendukung jatuh pingsannya ia, aku mulai mengcek ponselnya berharap dapat menemukan seseorang yang bisa kuhubungi, lancang memang tetapi aku tidak mempunyai pilihan untuk sekarang dan benar saja dari semua panggilan masuk dan keluar yang aku lihat hanya ada satu nama yang tak pernah lepas dari daftar panggilan masuknya yaitu nomor yang diberi nama “oppa” yang aku yakini adalah oppanya.

Tanpa menunggu lama aku segera menghubunginya dan memberitahunya jika Kim seulmi – adiknya pingsan dan terpaksa ia harus dipulangkan, Aku mengernyitkan alisku saat mendengar suara pria itu, suaranya seperti tidak asing di telingaku dan tentang seulmi sepertinya tidak memungkinkan jika ia tetap melanjutkan hukumannya, aku tidak ingin mengambil resiko.

Aku menunggu gadis itu sampai ia sadar, bagaimanapun juga ini adalah kesalahanku karena memerintahkannya untuk berdiri di tengah – tengah terik matahari dan bagaimana bisa ia begitu bodoh dengan tidak memakan apapun sebelum datang kesini.

Mataku menangkap sebercak darah yang mengering di siku lengannya, oh tidak gadis ini benar – benar ceroboh dan bagaimana aku bisa begitu lambat menyadari penyebab seragamnya kotor adalah karena menyelamatkanku, segera aku meraih kotak pertolongan pertama di ruang kesehatan dan mengobati lukanya yang sudah mengering.

Aku akui ia sangat menawan, dan entah mengapa detak jantungku berdebar tak beraturan sekarang, perasaan apa ini? Apakah karena aku merasa berhutang budi padanya atau karena aku merasa terpesona olehnya?


“It’s amazing how you can fall in love with a person you didn’t even notice the first time you met them.

Author POV

Kim seulmi melenguh kecil, ia mulai menyesuaikan sinar matahari dengan matanya, ia terkejut saat mendapati sehun – sunbaenya berada tepat di hadapannya dengan posisi menunduk dan sekarang seulmi merasa jika tempat ini sedikit asing untuknya, sehun yang menyadari adanya gerakan menoleh keatas untuk melihat seulmi.

“eo, kau sudah bangun? Makanlah roti ini, aku membelinya tadi” ucap sehun sambil menyodorkan sepotong roti pada seulmi.

Seulmi tidak menghiraukan ucapan sehun dan segera mengambil tasnya lalu beranjak berdiri menuju pintu keluar ruang kesehatan, seulmi kembali lolos dari gapaian sehun. Sehun sungguh penasaran dengan gadis itu, ia tak pernah berbicara atau merespon ucapan sehun, apa yang memangnya telah sehun lakukan pada gadis itu? Niat satu – satunya hanyalah memberi seulmi makanan sehingga perutnya tidak kosong.

BRUKKK

Sehun yang mendengar suara itu segera berlari keluar untuk mencari tahu asal suara tersebut, tepat didepan pintu ruang kesehatan ia melihat seulmi terjatuh bersama dengan seorang lelaki yang tidak memakai seragam sekolah melainkan jas layaknya seorang direktur.

Sehun dan pria itu bersama – sama membantu seulmi berdiri, mereka berdua terpaku saat kedua bola mata hazelnya bertemu satu sama lain.

“Hyung?”

 

“Sehun?”

 

TBC

 

Haiiiiii aku kembali lagi membawakan ff yang berjudul beautiful creatures, gimana ceritanya? Membosankankah? Di part 1 emang sengaja aku buat ga jelas dulu, di part selanjutnya nanti bakalan aku ungkap semua kok tentang masa lalu seulmi yang super duper kelam, juga pria yang sehun panggil ‘hyung’ itu. Kritik dan saran masih bener – bener aku butuhin jadi tolong jangan jadi siders ya readers cakep, inget loh aku butuhnya kritik dan saran bukan bash, jadi tolong hargai usahaku ya^^

Author: autumngirl2309

♥ Musim gugur ♥ anime ♥ manga| Tahun 99| Seorang pelajar yang senang berimajinasi, menulis, mendengarkan musik| ♡ EXO ♡ BTS ♡ SJ ♡ K.WIll ♡ MARGINAL#4 ♡ Aoi Shouta

3 thoughts on “[Freelance] Beautiful Creatures – Chapter 1

  1. Wow…critany bolkin pnsran…
    Seulmi trauma sma cow…mnk pa yg tlah trjdi sma seulmi ya…?
    Trus apakh usha sehun wat deketn seulmi brhasil??
    N kra2 spa sih yg d pnggil hyung…
    Apakh kk ny seulmi n sehun trnyta knal dket sma kk ny seulmi..
    Adeuh pnsaran ni thor..
    Next sngt d tnggu ya..
    N wat bih pnjang ya thor..
    Mian byak commnt…
    Gomawo..

  2. daebaaak…!!! jangan lama lama .. seru bingo

  3. ceritanya sru pensaran siapa y yg di panggil hyung?

Here We Need Responsibilities. Thanks!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s