EXO Fanfiction Dorm

EXO as the Main Cast

Coffe Love #1

Leave a comment

echaminswag~ by Cafe PosterCoffe Love #1
Written by: Shin Sung Ri
Cast: Xiumin EXO and Cho Nae Mi (OC)
Length: Chaptered
Genre: Romance, Sad, Hurt, AU, Fluff
Rating: General
Poster: echaminswag~ by Cafe Poster *Gomawo!^^
Note: All Story is mine, All about PLAGIARISM is ILLEGAL and of course that is PROHIBITED! Happy Reading, and please give your coment after read this.. ^^ post in here, here, here and here
‘Hi Handsome! I Love Your Coffe..’
#

“Mwo?! Kenapa kau baru bilang sekarang? Eottokhae?! Aish.. kau ini!” yeoja yang tengah berbicara dengan seseorang di suatu tempat melalui handphone itu terlihat sangat kesal, ditambah lagi dengan lawan bicaranya yang tiba-tiba memutuskan telfon disela-sela perbincangannya. Gadis cantik itu menatap serbuan air yang terjun secara bertubi-tubi yang membasahi kota Seoul. Ia terdiam seorang diri di sebuah halte bus demi melindungi diri sejenak dari serbuan hujan itu.
BRUK!
“Jeosonghamnida.. jeosonghamnida..” seorang namja membungkukkan badannya saat payung yang baru saja dibukanya itu mengenai seorang yeoja, tentunya tanpa disengaja. “Ne gwaenchana..” gadis itu masih mampu memberikan seulas senyumnya sembari berujar. Merasa tak enak, namja itu pun memiliki sebuah niat yang mungkin saja bisa menjadi permohonan maafnya. “Permisi? Mungkin aku bisa memberikan sesuatu padamu, sebagai permintaan maafku..” gadis itu hanya menatapnya tanpa menjawab. “Memang agak jauh, tapi setidaknya benda ini bisa melindungimu.. bagaimana?” namja itu menujukkkan sebuah payung yang sempat membuatnya merasa bersalah dan menatap gadis itu dengan tatapan yang penuh harap, ingin rasanya lansung saja membawanya tanpa menunggu jawabannya. Namun meski begitu, ia sadar akan menimbulkan masalah yang lebih besar jika melakukan hal konyol seperti itu.
“Oke baiklah,” dengan refleks namja tampan itu merangkul bahu dan mendekatkan dirinya dengan yeoja cantik itu ketika gadis itu berujar. Dan menembus serbuan air dengan mengandal sebuah payung yang digenggamnya dengan erat. Meski dilindungi dengan payung, tetap saja tubuh mereka pun terkena imbasnya. Rasanya sia-sia menggenggam benda itu dengan erat.
Merasa tak tahan dengan serbuan air yang terus menerus menyerangnya, dengan tiba-tiba gadis cantik itu memeluk erat namja disampingnya dan menenggelamkan wajahnya dalam pelukannya. Pria yang dipeluknya hanya berharap bahwasanya gadis yang tengah menenggelamkan wajahnya tepat di dada bidangnya itu tak merasakan sesuatu atau pun hal aneh yang tengah ia rasakan.

#

Suasana yang hangat di sebuah kedai coffe yang mampu membuat orang-orang di dalamnya merasa lebih hangat dan lebih nyaman. Tak banyak pengunjung yang datang saat ini, hanya beberapa yang mungkin hanya sekedar mencicipi dan menghirup aroma kehangatan coffe. Sembari menunggu rintikan air itu terhenti di luar sana.
KRING~
Suara lonceng kecil yang menjadi sorot perhatian para pengunjung di kedai coffe itu menampakkan seorang namja dan gadis cantik dibelakangnya yang tengah memasuki kedai coffe tersebut. Sudah menjadi pemandangan yang tak asing lagi bagi para pengunjung kedai tersebut, melihat penampilan mereka yang tak karuan. Dengan rambut lepek, pakaian basah dan lusuh, juga sepatu yang terlihat kotor. Apa lagi alasan yang tepat? Selain akibat melawan kehendak alam dengan berperang melawan serbuan air diluar sana.
Namja tampan itu menuntun gadis itu ke sebuah ruangan VIP, yang tentu saja hanya orang-orang tertentu yang bisa dengan leluasa masuk ke dalamnya. “Duduklah, nanti aku akan kembali..” gadis itu hanya mengangguk. Selama ditinggal namja yang sama sekali tak dikenalnya, ia hanya bisa memeluk dirinya sendiri dengan pakaian yang lembab yang melekat ditubuhnya membuat rasa dingin itu terus menerus menghinggapinya.
Tak lama kemudian, namja itu datang dengan membawa sebuah kemeja dengan corak garis berwarna hijau itu juga sebuah hoodie berwarna putih. “Hanya ini yang kubawa saat ini, setidaknya ini lebih baik dibanding baju basahmu itu. Pakailah jika kau mau, kalau tidak mau pun tak apa..” ujarnya sembari memberikan apa yang ia bawa pada gadis dihadapannya yang tengah menggigil kedinginan. “Gomawo,” dengan lengan pucatnya yeoja itu menerima pemberian namja itu. “Kamar mandinya ada dibelakang,” gadis itu segera berlalu seketika namja tampan itu melontarkan perkataannya.
Beberapa saat kemudian, gadis itu menghampiri pria yang tengah menuangkan cairan berwarna coklat dengan aroma khas itu ke dalam benda berwarna putih susu dihadapannya. Gadis itu hanya duduk dihadapannya dan terdiam mengamati apa yang dilakukan namja dihadapannya ini. Merasa diperhatikan namja itu pun mengalihkan pandangannya pada gadis dihadapannya itu dan menghentikan aktivitas yang sedari tadi sibuk dilakukannya. Namja tampan itu menatap intens yeoja dihadapannya dan menelusuri setiap bagiannya, mulai dari ujung kaki hingga ujung kepala. Gadis yang merasa diperhatikan itu menatap kembali namja itu dengan lekat. “Wae??” namja itu mulai gelagapan ketika gadis dihadapannya bertanya. “A-aniya.. by the way, Joneun Xiumin imnida.. bangapseu imnida, siapa namamu?”
“Naneun Nae Mi, Cho Nae Mi imnida.. ne bangapseu imnida..” Nae Mi memperkenalkan dirinya dengan seulas senyum yang dibentuknya. Xiumin pun membalas kembali senyuman manisnya. “Ah.. ini, aku tau ini tidak seenak coffe buatan bartender profesional di luar sana. Setidaknya, ini bisa menghangatkan tubuhmu..” Xiumin pun memberikan secangkir Coffe Latte pada yeoja dihadapannya. “Khamsa hamnida..” ucapnya sembari menerima Coffe Latte tersebut.
Gadis berambut coklat itu pun mencium aroma khas coffe tersebut dan tersenyum kagum. Hingga akhirnya bibir mungilnya menyentuh ujung cangkir itu dan meminum coffe tersebut secara perlahan. Gadis cantik itu menimang-nimang kembali apa yang dirasakan oleh indra pengecapnya. Sementara namja bermarga Kim itu menatap yeoja dihadapannya dengan rasa khawatir. Bukan keadaan Nae Mi yang ia khawatirkan, melainkan coffe latte yang tengah diminum oleh gadis itu. “Mmm.. enak, bagaimana kau membuatnya?” ucapan yeoja itu pun mampu membuatnya menghembuskan nafas dengan lega.
“Ya.. entahlah, mungkin karna aku pemilik kedai ini dan bakat itu turun secara tiba-tiba atau apa.. entahlah aku tak tau..” Xiumin pun mengakhiri ucapannya dengan tawanya, Nae Mi pun tertawa kecil mendengar ucapan konyol namja dihadapannya itu. “Oh iya, apa kau dari China?” ujar gadis berambut coklat itu sembari meminum latte nya. “Ani, aku lahir di Korea nama asliku Kim Min Seok. Hanya saja, appa dan eomma menyuruhku meneruskan kuliah di China, disana banyak yang memanggilku Xiumin. Namun karena eomma sibuk mengurus bisnis butiknya yang baru saja ia jalani dan tidak sempat mengurus kedai ini, jadi aku terpaksa kembali ke Korea untuk mengaturnya.” Nae Mi hanya mengangguk-anggukkan kepalanya saat mendengar penjelasan Xiumin.
“Haruskah aku memanggilmu Min Seok?”
“Jika menurutmu begitu, boleh saja. Lagipula, hanya keluargaku yang masih memanggilku Min Seok. Oh aku hampir lupa, dimana tempat tinggalmu?”
“Di daerah Gangnam, wae?” gadis itu kembali bertanya. “Kita searah rupanya, kita bisa pulang bersama jika kau mau. Lagipula hujan ini pun belum berhenti, bagaimana?” Nae Mi memikirkan ulang pertanyaan Xiumin. Dilihatnya ponsel miliknya yang menampilkan foto dirinya dengan seorang namja yang tengah merangkul bahunya dengan senyuman manisnya. Ingin rasanya gadis cantik itu menghubungi sang pemilik senyum manis itu, namun karna suatu alasan Nae Mi lebih memilih mengurungkan niatnya itu. “Kurasa itu ide yang bagus! Setidaknya aku tidak perlu mengeluarkan uang untuk pulang..” keduanya pun tertawa saat gadis berambut coklat itu melontarkan perkataannya. Tawa mereka pun terdengar disela-sela suara hujan yang masih menyerbu di luar sana.

#

“Jae Kyung-ah, jagalah kedai sebentar. Aku akan kembali nanti.. arrachi?” pria yang dimaksud itu pun tersenyum dan mengangguk pada Xiumin. Dibalik rambutnya yang masih terlihat basah, wajah gadis itu sangat pucat dan kedua tangannya pun memeluk dirinya sendiri agar merasa lebih hangat. Xiumin yang menyadari hal itu pun langsung menempatkan jaket yang sedari tadi dipakainya pada tubuh Nae Mi dan merangkul bahu gadis itu dengan erat.
‘Kehangatan ini, juga rasa ini, mengapa bisa persis seperti.. ah aniya! Andwae! Ini hanyalah kebetulan, bukan apa-apa.. tapi, perasaan yang kurasa seperti.. aish! Forget it!’
Gadis itu berujar dalam hatinya. Menyangkal apa yang sebenarnya ia rasakan. Hatinya pun berdebat dengan Fikirannya, entah mana yang benar. Yang jelas, hanya hati kecilnyalah yang mengetahui kebenarannya. “Gwaenchana?” pertanyaan Xiumin pun membuat yeoja itu tekejut dan gelagapan. “Oh! Hm? N-ne gwaenchana..” seulas senyum pun dibentuknya sembari berujar. “Baguslah.. kajja!” namja tampan itu mengeratkan rangkulannya, sementara Nae Mi hanya bisa tersenyum mendapat perlakuan seperti itu. Mereka pun berjalan berdampingan menuju pintu.
“Minseok Hyung!” panggilan itu pun membuat keduanya menghentikan langkahnya. Xiumin pun berpaling, pandangannya mencari-cari sosok yang menjadi sumber suara itu. Seseorang melambaikna tangan padanya dan segera menghampirinya, “Hyung! Lama tak jumpa, bagaimana kabarmu?” suara itu benar-benar familiar bagi Nae Mi. “Aku baik-baik saja, kau sendiri?” merasa tak tahan dengan rasa penasarannya, gadis berambut coklat itu membalikkan tubuhnya setelah Xiumin berujar. Gadis cantik itu benar-benar tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Matanya sipitnya membulat seketika saat mengetahui siapa sosok dihadapannya.
“N-neo?”
To Be Continued..
Eottae? Absurd kah? Masih chapter awal,jadi aku bener-bener butuh saran dari kalian semua.. untuk chapter 2 nya nanti..🙂 mohon bantuannya ya!😀
Masih banyak project yang harus aku selesaikan secepatnya. Mengingat status aku yang sudah menginjak tahap akhir sekolah menengah pertama, bulan depan pun mulai disibukkan dengan ulangan umum, try out, belum lagi aku yang masih menjadi staff pengurus osis yang harus mengurusi program kerja setelah ulangan umum, and finally study tour!😦 entah aku harus hiatus atau engga..😥 semoga aja engga, karna kalo semua project aku udah selesai akhir November nanti. Maka aku bisa tetap posting ff😀
Oke, sekian curhatnya..😀 see you at next fanfiction reader, annyeong..🙂

Author: Xenovia

Yeoja.00line.EXO-L.ARMY.Baekhyun fangirl.Jungkook girlfriend(?).Lee Jong Suk Sister(?).K-pop lovers!.An amateur artworker.A dreamer author.@XenoviaKookie

Here We Need Responsibilities. Thanks!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s