EXO Fanfiction Dorm

EXO as the Main Cast

[Ficlet] To Tell You…

2 Comments

tumblr_nopox8OB5T1roxgsyo1_1280

Title: To Tell You…

Author: anonymouspark

Genre: Sad, Romance, Friendship

Lenght: Short story

Cast:

Byun Baekhyun

Ahn Soon Hee

Other Cast:

See the rest on this fic

Disclaimer: This is just a fanfic. Already posted in other blog.

A/N: This story really fresh from the oven (read:my brain). All of cast belong to God. Poster made by me.

Please do not plagiarize

Jika saja aku berani untuk mengatakan hal itu pada mu, mungkin aku dan kamu telah menjadi kita

Lelaki itu benci harus melanjutkan perjalanan nya ke tempat itu.

Ada beberapa alasan kenapa dia membencinya, seperti  kesulitan untuk mendapatkan tempat parkir, dan jika lelaki cukup beruntung dia akan menemukan satu tempat parkir, dan hari itu merupakan hari keberuntungannya karena dia mendapatkan parkir dengan mudah di sisi bangunan tua itu.

Lelaki itu pun melanjutkan langkah nya ke café yang berada di sekitar daerah itu. Dia dengar banyak orang-orang yang berpasangan datang kesana dan ada pula orang yang berharap untuk menemukan pasangan mereka disana.

Tetapi kehadiran lelaki itu ke kafe itu bukan lah untuk mencari pasangan atau mencari cintanya. Langkah kaki lelaki itu pun mulai berjalan untuk seorang gadis yang sudah ada di sana, yang sudah menunggu nya. Lelaki itu menarik syal lebih dekat ke wajahnya, dia berjalan susah payah karena jalanan yang licin dan gelap. Jalan-jalan itu hanya terlihat sedikit terang karena cahaya yang dilemparkan oleh tiang lampu dan toko-toko, dan dia bisa melihat uap melengkung dari napas, dan suara telapak sepatu berderak yang melawan salju kotor.

Tidak berlangsung lama sebelum langkah nya berhenti, dan lelaki tersebut mengamati sekeliling daerah itu, sekali-kali matanya menangkap hampir setiap pasangan yang berjalan dengan jijik dijalanan itu. Lelaki itu lalu mengambil napas dalam-dalam sambil lalu mendekati lalu lintas untuk menyeberang jalan.

Dijalanan itu dia melihat toko pakaian yang menjual gaun bunga-bunga dan rok yang terbuat dari bahan kain kasa, dan toko buku bekas di mana ia menemukan salinan novel kesukaan nya. Eksterior bangunan itu sendiri tidak begitu buruk, dengan, jendela kaca bening yang besar, dipasang dengan gelap dan tebal nya bingkai kayu. Lalu langkah lelaki itu terhenti lagi didepan bangunan dengan batu bata merah marun yang memegang ambang beberapa kaki dari tanah juga terlihat memudar, dan begitu  dengan desain kayu yang dominan, dengan nama kafe yang ditulis unik, yang tergantung dari braket besi tempa tepat di atas pintu masuk. Pintu antik berat dengan gagang pintu kuningan yang merupakan sentuhan akhir yang bagus agar tempat itu terlihat sangat kuno.

Didalam hati lelaki itu, dia mengakui tempat itu terlihat bagus.

Lelaki itu pun mengedarkan pandangan nya mencari dimana gadis yang telah menunggnya itu. Sebelum menangkap gadis itu di pandangan nya lelaki itu sempat melihat beberapa pasangan yang berpegangan tangan, terlihat beberapa dari mereka sedang menjalani kencan buta dan yang terburuk yang dia lihat adalah lelaki dengan kemeja sangat rapi dan pasangannya seorang wanita dengan lipstik merah yang melekat dibibirnya. Terlihat seperti pasangan yang sempurna. Membuat lelaki itu menahan emosi kecil nya. Dia tidak suka dengan pemandangan apa yang barusan dia lihat

Lalu tatapan lelaki itu menangkap gadis yang telah menunggunya daritadi. Memang lelaki itu tidak mencari cinta di kafe itu seperti yang orang lain lakukan. Tetapi memang cinta nya lah yang sudah ada disana. Gadis itu.

Lelaki itu melihat pipi gadis bertumpu pada telapak tangannya dengan kuku gadis itu yang sudah dicat merah. Senyum hampir terbelah diwajah lelaki itu saat dia melihat gadis itu mengenakan sweater dia beri untuk gadis itu sebagai hadiah Natal. Gelang manik yang tak terhitung jumlahnya menghiasi pergelangan ramping dan rambut indahnya yang tergerai.

Seolah-olah sosok gadis itu memaksa lelaki itu untuk menetap diposisi nya, memaku dirinya untuk melihat dan mengagumi keindahan gadis itu dari kejauhan, tetapi tentu saja lelaki itu tidak bisa berdiri lama-lama karena dia tahu, gadis itu membutuhkannya sekarang, di sisinya.

Gadis itu duduk di bilik belakang, dan lelaki itu terlihat sangat girang melihat gadis itu duduk sendiri. Hari demi hari yang menyeret kehidupan lelaki itu dengan kebodohannya. Bodoh karena tidak bisa jujur dengan gadis itu. Lelaki itu sering mengutuk dirinya sendiri karena dia terlihat bodoh, tetapi apa yang bisa lelaki itu lakukan, dia hanya bisa melihat ke depan untuk ini karena dia tahu benar bagaimana pun itu semua akan berakhir. Karena lelaki itu tahu alasan kenapa gadis itu meminta dirinya untuk datang yaitu karena dirinya punya masalah dengan kekasihnya.

“Hei, selamat siang,” ucap lelaki kepada kasir sembari mata lelaki itu masih menatap gadisnya dari kejauhan, memastikan agar gadis itu tidak melarikan diri lalu ia meraih dompetnya, “Aku pesan dua potong kue keju, dua cangkir cokelat panas, sedikit tiramisu dan sedikit krim.”

Gadis di belakang kasir itu pun tersenyum ketika melihat lelaki itu menjulurkan lehernya ke kiri dan mencoba melihat siapa yang sedang dilihat lelaki itu. Gadis di belakang kasir pun mendorong nampan makanan ke arah lelaki itu lalu tersenyum dan berterima kasih. “Kau tahu, jika kau benar-benar menyukai gadis itu, segeralah ungkapkan perasaan mu itu.” ucap gadis di belakang kasir itu.

Lelaki itu hanya tersenyum mendengar nasihat gadis kasir itu. Bersamaan langkah kaki nya, hati lelaki itu bergemuruh di dadanya, seperti biasa setiap kali dirinya mendekati sosok indah gadis itu. Lelaki itu lalu berlalu melanjutkan langkahnya, dengan nampan yang berisi makanan kesukaan sang gadis. Dengan hatinya yang siap untuk mendengar keluh kesal si gadis

“Hai,” sapa Baekhyun lembut.

“Hai, terima kasih sudah datang, wah! Terima kasih kue keju dan cokelat panasnya, aku tahu kau adalah yang terbaik” ucap gadis itu terlihat bahagia.

‘Memang hanya aku yang bisa membuatmu bahagia, walaupun kau tidak sadar, dan tidak akan pernah sadar, karena aku tidak berani, untuk memberitahumu tentang perasan ku, Son Hee-ya’ batin Baekhyun sembari tersenyum melihat gadis itu juga tersenyum bahagia. Tentunya senyum itu karena dirinya, bukan karena orang lain.

Hai! Anonymouspark is here dan aku admin baru di blog ini🙂

Coudln’t sleep, my fingers can’t stop moving, so here you go. Hope you like it❤

Happy fasting buat kalian yang berpuasa!🙂

Ada ide untuk kelanjutan mereka? Feel free to comment❤

Author: anonymouspark

An ordinary girl with bunch of dreams

2 thoughts on “[Ficlet] To Tell You…

  1. Nahloh kok sudah berentian? Astg

Here We Need Responsibilities. Thanks!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s