EXO Fanfiction Dorm

EXO as the Main Cast

Candy Or Cake?! {Drabble}

Leave a comment

aaa

Title : Candy or Cake?!

Author : Tamtam

Cast : Do Kyungsoo (EXO), Kang Hyemi (OC), Kim Jongdae (EXO), Kim Joonmyun (EXO)

Length : Drabble

Genre : Romance, Fluff

Hyemi pov

Kalian tahu apa yang paling menyebalkan di Minggu cerah ini? Jawabannya adalah ketika kita berkencan dengan seorang maniak. Baiklah, mungkin sebagian orang menganggap ini hal sepele. Tapi tidak untukku! Sudah terhitung dua jam dan kami hanya berputar-putar mengitari festival ini. Sebenarnya acara ini bisa dibilang menakjubkan. Bagaimana tidak, bermacam-macam permen terpajang indah di sudut-sudut jalan.

“Kyungsoo, bisakah kita berhenti? Aku lelah!”

Aku menggoyang tangannya pelan namun itu tidak membuat langkahnya terhenti. Sial! Bagaimana bisa aku lupa bila Kyungsoo seorang maniak permen. Sudah tidak terhitung berapa kali ia menghentikan kakinya untuk mencoba permen gratis yang dijajakan.

“Hyemi-ah ini permen termanis yang pernah kurasakan!”

Ia mengecap permennya berkali-kali, mata bulatnya pun kini berbinar. Aku memutar bola mataku. Bosan! Itu adalah kata yang tepat untuk semua tingkahnya.

“Kyungsoo-ah…”

Aku memanggilnya pelan, sedikit terkesan manja. Biasanya bila aku melakukan itu Kyungsoo akan datang kearahku kemudian memelukku erat. Tapi sekarang? Ia bahkan melanjutkan langkahnya. Mengacuhkanku untuk sebuah lolipop cola yang aku tahu sangat disukainya.

“Ya! Kyungsoo pabo!”

Entah ia mendengar teriakkanku atau tidak. Yang terpenting saat ini aku harus mencari sebuah kursi untuk beristirahat.

Matahari sudah menggantung kokoh dilangit, sinarnya pun tak segan-segan untuk memancarkan kehangatan? Ralat, kepanasan! Dan ini sudah lebih dari tiga puluh menit tapi Kyungsoo masih belum mencariku? Sial! Mungkin seharusnya aku tidak menerima ajakan kencannya lima bulan yang lalu. Jadi saat ini aku akan mendapatkan kencan romantis seperti yang ditawarkan Kim Joonmyun. Atau mendapatkan kencan gila yang pernah Park Chanyeol lakukan padaku. Bukannya seperti saat ini menjadi penonton dari kemesraan yang berlalu lalang.

“Kang Hyemi…”

Aku memutar kepalaku, mencari seseorang yang telah memanggilku. Tak lama aku melihat cengiran konyol seseorang. Kim Jongdae. Ia berjalan menghampiriku kemudian ikut duduk disampingku. Bisaku lihat empat buah kantung berada ditangannya. Dan aku yakin bahwa isi kantung itu adalah permen.

“Apa yang kau lakukan disini?”

Ia menaruh kantungnya disamping kursi kemudian mengambil sebuah lolipop cola. Tanpa bicara ia menawarkan padaku, namun secepat kilat aku menolaknya. Bagaimana aku mau memakannya? Karena permen itu membuat Kyungsoo melupakanku!

“Kau tidak berkencan dengan Kyungsoo?”

Ia mengecap permennya membuatku kembali mengingat Kyungsoo yang menyebalkan.

“Ani. Kyungsoo sudah memiliki kencan sendiri!”

“Jinja? Apa Minah-ssi sudah berhasil mendapatkan Kyungsoo? Daebak!”

Aku menatap Jongdae tajam. Bagaimana bisa ia berkata seperti itu kepadaku yang sudah menjadi kekasih Kyungsoo?

“Hyemi-ah, aku hanya bercanda. Jangan menatapku seperti itu”

Kulihat Jongdae menggeser duduknya perlahan, membuat sedikit jarak antara kami.

“Baiklah, untuk permohonan maafku aku berikan ini. Ini voucher makan gratis di toko kue kesukaanmu. Dan voucher itu berlaku untuk hari ini sa-”

Aku segera mengambilnya tanpa mendengar akhir dari penjelasan panjang Jongdae. Tak lama setelahnya aku pamit pada Jongdae dan berjalan menuju toko kue kesukaanku. Kyungsoo nikmatilah kencanmu bersama permen-permen kesukaanmu!

Kyungsoo pov

Aku terduduk disalah satu kursi yang telah disediakan untuk pengunjung. Matahari sudah bersinar terik, tidak terasa aku sudah berkeliling di festival ini hampir tiga jam. Kang Hyemi. Aku benar-benar tidak tahu dimana ia berada. Gadis itu sudah tidak ada ketika aku berada di stand cola. Gadis itu pasti kesal karena dari tadi aku mengacuhkannya, tapi mau bagaimana lagi? Rasa manis permen itu benar-benar menggodaku.

“Annyeong Kyungsoo-ya”

Seseorang sudah berada disampingku karena melamunkan Hyemi aku tidak menyadarinya.

“Annyeong Minah-ah”

Setelah mendengar sapaanku bisa kulihat senyum Minah semakin merekah.

“Kau datang sendiri kesini?”

“Aniyo. Aku datang bersama Hyemi”

Bisa kulihat senyum Minah kini menghilang. Sebenarnya aku merasa tidak enak dengan Minah karena aku tahu bahwa ia menyukaiku. Bagaimana tidak. Setiap hari Jongdae berkata padaku bahwa Minah menyukaiku dari dua tahun yang lalu. Tapi aku harus bagaimana? Karena gadis yang ku sukai adalah Hyemi. Hanya Hyemi.

“Ya! Kyungsoo, kau benar-benar berkencan dengan Minah? Pantas saja tadi Hyemi duduk seorang diri”

Entah dari mana datangnya, kini Jongdae sudah berada dihadapanku dengan memasang wajah seolah berkata kau-tertangkap-basah-sedang-berselingkuh.

“Berhenti berkata yang bukan-bukan! Dimana kau lihat Hyemi?”

“Didekat pintu gerbang. Dan ia terlihat K-E-S-A-L”

Setelah mendengar ucapan Jongdae aku bergegas menyusulnya, namun ketika hendak melangkah tangan Jongdae menahanku.

“Mau kemana?”

Kim Jongdae bodoh! Tanpa perlu ku jelaskan seharusnya ia tahu bahwa aku akan menyusul Hyemi.

“Pabo! Kau ingin begitu saja meninggalkannya? Pamitlah terlebih dahulu! Dan Hyemi kini tidak berada di gerbang lagi. Ia berada di toko kue kesukaannya”

Setelah mendengar ucapan Jongdae, aku pamit kepada Minah kemudian segera berlari menyusul Hyemi.

Hyemi pov

Ini cupcake kelima yang sudah kumakan. Aku tidak menyangka, bertemu seorang Kim Jongdae bisa membawa keberuntungan seperti ini. Saat aku hendak kembali memesan cupcake strawberry, sebuah rainbow cake berada dimejaku.

“Joonmyun Oppa?”

Bisa kulihat Joonmyun tengah tersenyum padaku, ia pun duduk didepanku.

“Apa kau tidak bosan selalu makan cupcake strawberry? Cobalah cake ini, rasanya tak kalah enak dengan cupcake mu itu”

Ia memotong kecil rainbow cake itu lalu memberinya padaku. Andai Kyungsoo yang melalukan semua ini pasti akan terasa lebih menyenangkan!

“Bagaimana hubunganmu dengan Kyungsoo?”

“Seperti yang Oppa lihat”

Aku bisa melihat Joonmyun terkekeh pelan.

“Sebuah permen sepertinya akan menjadi musuhmu!”

Aku mengangkat bahuku acuh. Saat ini aku tidak ingin mengingat kemaniakkan Kyungsoo dengan benda manis itu.

“Bersabarlah Hyemi, aku yakin Kyungsoo lebih menyukaimu dari pada sebuah permen”

Dapatku rasakan tangan Joonmyun tengah mengusap kepalaku pelan. Kyungsoo bersikaplah romantis seperti Joonmyun!

“Bisakah kau menjauhkan tanganmu dari Hyemi, hyung?”

Aku mendongkakkan kepalaku dan mendapati Kyungsoo tengah menatapku tajam. Joonmyun hanya terkekeh sambil mengangkat tangannya dari kepalaku.

“Kau harus menjaganya Kyungsoo-ah. Bila ia bertemu Chanyeol-ah mungkin Hyemi bukan hanya akan mendapatkan seperti tadi!”

Selepas kepergian Joonmyun keadaan kami benar-benar tegang. Bagaimana tidak, Kyungsoo masih menatapku tajam.

“Berhenti menatapku seperti itu!”

Aku membanting pelan garpuku, membuat remah-remah kue sedikit bersebaran dimeja.

“Apa yang kau lakukan bersama Joonmyun hyung? Kencan diam-diam?”

Kyungsoo melipat tangannya sambil menatapku menuntut jawaban.

“Memang kenapa kalau aku berkencan dengan Joonmyun oppa? Bukannya kau pun berkencan dengan permen-permenmu itu?”

Kulihat Kyungsoo tengah menghembuskan nafasnya. Tak lama kedua tangannya mengenggam jemariku erat.

“Mianhae karena mengacuhkan dan merusak acara kencan kita”

Tatapannya kini sudah melembut. Melihatnya yang seperti itu membuat kekesalanku sedikit menguap.

“Kenapa kau mengacuhkanku? Apa permen-permen itu lebih berharga untukmu?”

Kini aku yang melipat kedua tanganku dan menatapnya tajam.

“Kau tahu…”

Kini tangan kananya menyentuh pipiku.

“Aku lebih baik kehilangan permen-permen itu..”

Tangan itu mengelus pipiku pelan.

“Dari pada harus kehilangan dirimu Hyemi-ah”

Tangan kanan Kyungsoo kini mengelus kepalaku pelan.

“Saranghae, Kang Hyemi”

Aku tersenyum senang. Aku tatap mata bulat milik Kyungsoo dalam. Ia tidak berbohong karena mata bulat Kyungsoo adalah cermin kejujuran yang dimilikinya. Dan perkataan Jongdae bahwa Kyungsoo sangat menyukaiku. Membuatku yakin bahwa Kyungsoo benar-benar menyukaiku.

“Hyemi-ah, mana yang kau pilih cake itu atau aku?”

Kyungsoo menatapku sebentar kemudian mengambil lolipop cola disaku jaketnya.

“Yang jelas aku tidak akan pernah memilih lolipop cola itu”

Kyungsoo tersenyum lalu berdiri. Ia mencondongkan badannya kepadaku kini wajahnya berada tak jauh dariku.

“A-apa ya-yang kau lakukan Kyungsoo?”

Ia kembali tersenyum namun aku merasa senyuman Kyungsoo kali ini menakutkan.

“Aku melakukan apa?”

Ia tampak berfikir tapi tak lama ia mengecup pipiku singkat.

“Aku melakukan itu!”

Ia kembali tersenyum dan aku tahu arti senyuman itu. Ia mengejekku!. Bagaimana tidak, aku yakin bahwa sekarang wajahku sudah memerah. Kyungsoo kau membuatku seperti kepiting rebus!

Fin

Kamsahamnida buat yang rela menyisihkan waktunya untuk membaca FF ini. Sekali lagi, kamsahamnida J Jangan lupa kritik dan sarannya ya J

Author: soojunga

EXO Stan|f(x) Stan|99L|Loves Editing and Story telling the most!!!~

Here We Need Responsibilities. Thanks!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s